Suara.com - Filipina melaporkan adanya perbaikan dalam penanganan kasus Covid-19. Sementara Malaysia mengalami kenaikan jumlah kasus.
Dilansir Anadolu Agency, jumlah kasus Covid-19 di Filipina pada Senin (19/10/2020) menjadi 359.169, setelah ada penambahan 2.638 infeksi baru.
Departemen Kesehatan Filipina mengatakan 141 kasus di antaranya berasal dari Kota Quezon, sedang 140 dari Cavite, 128 dari Laguna, 120 dari Batangas dan 108 dari Rizal, kutip the Philippine Star.
Filipina juga mencatat 226 orang kembali pulih dari Covid-19, sehingga total pemulihan kini menjadi 310.303.
Sementara 26 pasien meninggal karena Covid-19, sehingga total kematian kini menjadi 6.675.
Dengan begitu, saat ini masih terdapat 42.191 kasus aktif.
Sebanyak 83,1 persen pasien kasus aktif itu menunjukkan gejala ringan, 11,3 persen asimtomatik, 2,1 persen parah, dan 3,6 persen kritis.
Di sisi lain, Malaysia melaporkan 865 kasus baru pada Senin sehingga jumlah total Covid-19 di menjadi 21.363 kasus dengan total 7.456 kasus aktif.
Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham mengatakan, dari total kasus baru, 858 kasus merupakan transmisi lokal sedangkan tujuh kasus impor.
Baca Juga: Psikolog: Selain 3M, Ayo Lawan Covid-19 dengan 3K
"Sabah tetap menjadi peningkatan kasus baru tertinggi yakni 643 kasus atau 74,3 persen dari total kasus baru, sedangkan kawasan Lembah Klang ada 119 kasus," ujar Noor Hisham dalam jumpa pers di Putrajaya.
Noor Hisham juga menginformasikan sebanyak 455 kasus sembuh.
Dengan tambahan data ini, total kepulihan menjadi 13.717 atau setara dengan 64,2 persen dari total kasus.
Noor Hisham juga mengatakan tiga tambahan 3 kematian baru sehingga total menjadi 190 pasien atau 0,9 persen dari total kasus.
Berita Terkait
-
Segrup dengan Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20, Ini Respons Pelatih Malaysia
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Demi Konten Viral, Tren Kelulusan Sekolah Pakai Lagu Kicau Mania Disentil Netizen Malaysia
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI