Suara.com - Sembelit menjadi masalah kesehatan yang paling umum dan memengaruhi sekitar 20 persen populasi dunia. Kondisi ini umumnya disebabkan karena penurunan pergerakan makanan melalui sistem pencernaan yang tertunda.
Kondisi ini juga bisa muncul akibat pola makan rendah serat, penuaan, dan kurangnya aktivitas fisik. Meskipun cara mengobati sembelit biasanya mencakup obat pencahar, pelunak feses, dan suplemen serat, sebenarnya ada juga beberapa makanan alami yang bisa jadi alternatif.
Melansir dari Healthline, berikut beberapa buah yang mampu membantu redakan sembelit, antara lain:
1. Apel
Tips mengatasi sembelit yang pertama adalah makan apel. Buah ini merupakan sumber serat yang baik, di mana satu apel kecil 5,3 ons menyediakan 3,6 gram serat.
Serat melewati usus tanpa dicerna sehingga membantu pembentukan tinja dan mendorong buang air besar secara teratur. Sementara apel mengandung jenis serat larut tertentu yang disebut pektin, di mana memiliki efek pencahar.
2. Kiwi
Kiwi juga merupakan buah yang sangat tinggi serat sehingga baik untuk membantu meningkatkan keteraturan buang air besar.
Satu kiwi ukuran sedang atau 2,6 ons mengandung 2 gram serat. Kiwi sendiri telah terbukti merangsang pergerakan makanan di saluran pencernaan dan membantu mendorong buang air besar.
Baca Juga: Tingkatkan Kekebalan dan Redakan Flu, Coba Manfaatkan Cuka Sari Apel
Kiwi membantu mempercepat waktu transit makanan di usus, meminimalisir penggunaan pencahar, hingga memperbaiki gejala sembelit.
3. Pir
Buah pir dapat membantu meringankan sembelit dengan dua cara. Pertama, pir adalah makanan kaya serat. Satu buah pir ukuran sedang 6,3 ons mengandung 6 gram serat. Masing-masing jumlah tersebut memenuhi sekitar 16 persen hingga 25 persen kebutuhan harian serat.
Kedua, pir tinggi akan sorbitol, alkohol gula yang bertindak sebagai agen osmotik untuk menarik air ke dalam usus dan merangsang pergerakan usus.
4. Alpukat
Alpukat dikenal sebagai makanan super yang kaya nutrisi dan dapat membantu mengatasi sembelit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik