Suara.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memprioritaskan 12 provinsi dalam penanganan Covid-19. Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan pihaknya telah membentuk tim Task Force Covid-19 (TFC).
“12 provinsi prioritas itu diantaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatra Utara dan Papua, kemudian Banten, Aceh, Riau,” ujar Oscar dalam diskusi secara virtual, Rabu (21/10/2020)
Tujuan dari pembentukan tim Task Force Covid-19 itu, kata dia agar meningkatkan kesembuhan, menurunkan kasus kematian hingga menekan jumlah kasus baru. Slain itu juga diharapkan agar daerah juga memiliki semangat yang sama dengan pusat.
Menurutnya, tim Task Force Covid-19 telah bekerja sejak awal Oktober lalu dengan melakukan kunjungan ke daerah prioritas tersebut guna mendiskusikan perangkat apa saja yang kurang dan dibutuhkan.
“Kami tidak hanya sekadar melakukan kunjungan, kami juga berdialog bersama tokoh agama, dan pejabat daerah setempat serta meninjau keberadaan rs rujukan dan membantu membawakan alat kesehatan seperti ventilator dari Jakarta,” beber Oscar.
Dia berharap ada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan Covid-19. Sementara itu, tim Task Force Covid-19 ini nantinya dipimpin oleh pejabat eselon satu dan eselon dua serta staf khusus Kemenkes, dan tenaga medis daerah.
Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo menambahkan bahwa kehadiran Task Force Covid-19 sangat mendukung pihaknya sekaligus aktif selalu mendampingi tenaga medis di Jawa Tengah.
“Hasilnya selama mendapatkan bantuan tim Task Force Covid-19 membuat penekanan dan pencegahan kasus Covid-19 ini mulai menurun dan tingkat kesembuhannya menaik signifikan,” tuturnya.
Baca Juga: Balita dan Lansia Tak Dapat Vaksin Covid-19, Kemenkes Ungkap Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern