Suara.com - Pernahkah Anda merasa payudara nyeri secara tiba-tiba? Beberapa orang mungkin akan berpikir hal itu disebabkan oleh masalah serius. Padahal tidak selalu demikian.
Ada beberapa faktor yang membuat payudara terasa nyeri secara tiba-tiba, dan ini di luar masalah kesehatan serius.
"Nyeri payudara adalah keluhan umum wanita. Perubahan hormonal yang melibatkan estrogen adalah penyebab utama nyeri payudara," jelas Sherry Ross, MD, OB/GYN, dilansir Bustle.
Jika tidak yakin, Anda dapat pertimbangkan beberapa cara ini untuk mengetahui apakah nyeri payudara yang dirasakan normal atau tidak.
1. Mengonsumsi kopi atau kafein
Kandungan kafein di dalam kopi disebut dapat menyebabkan nyeri payudara. "Jika Anda seorang penyuka kopi dan biasa meminum espresso dan mengalami nyeri payudara, itu akan dianggap normal karena terlalu banyak konsumsi kafein," kata Ross.
2. Merokok
"Hal yang sama akan berlaku jika Anda seorang perokok berat. Kafein dan nikotin adalah penyebab umum nyeri di kedua payudara," tambahnya.
3. Mendekati masa menstruasi
Baca Juga: Payudara Nyeri, Perlu Khawatirkah?
Payudara akan cenderung sakit pada satu atau dua minggu sebelum menstruasi. "Beberapa wanita mengalami perubahan di payudara mereka saat bertepatan dengan menstruasi," jelas Nesochi Okeke-Igbokwe, MD, MS.
Ia menambahkan, perubahan payudara fibrokistik ini tidak perlu dikhawatirkan dan gejala biasanya cenderung membaik menjelang akhir siklus menstruasi.
4. Periksa apakah kedua payudara terpengaruh atau tidak
"Nyeri payudara yang normal terjadi di kedua payudara. Jika hanya satu payudara Anda yang lunak, ini bisa menjadi perhatian. Infeksi payudara cenderung terjadi hanya pada satu payudara, tidak keduanya," imbuh Ross.
5. Penggunaan bra
Ukuran bra yang tidak sesuai tentu akan berdampak pada payudara. "Jika Anda memakai bra yang terlalu ketat atau bahkan terlalu besar dan tidak memberikan dukungan yang memadai, maka ini bisa menyebabkan nyeri payudara," ujar Okeke-Igbokwe.
6. Terlalu banyak berolahraga
Menurut Okeke-Igbokwe, olahraga bisa saja menyebabkan ketegangan otot di daerah dinding dada. "Bergantung pada jenis aktivitas yang diikuti, melibatkan dinding dada, Anda pasti bisa mengalami ketegangan dan nyeri," katanya.
7. Berapa lama sakit berlangsung
Penting untuk mengetahui kenormalan payudara Anda sendiri dan mencari tahu penyebab setiap perubahan yang terjadi.
"Nyeri yang tidak hilang setelah satu siklus menstruasi, nyeri parah, atau nyeri pada wanita menopause atau berisiko terkena kanker payudara harus dievaluasi oleh dokter," kata Dr. Raquel Dardik , ginekolog di profesor klinis di Departemen Obstetri dan Ginekologi di NYU Langone Medical Center.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia