Suara.com - Bekerja seolah menjadi suatu hal yang wajib untuk memenuhi kebutuhan hidp. Jika pekerjaan sesuai dengan apa yang Anda sukai, mungkin akan dengan senang hati melakukannya.
Meski begitu, bekerja juga harus tetap ada porsi waktunya dan tidak berlebihan hingga mengabaikan istirahat. Bahkan mungkin hingga tak menyadari sebenarnya tubuh telah lelah.
Walaupun Anda berpikir masih segar, tapi tubuh tidak bisa berbohong untuk memberikan sinyal butuh istirahat.
Dikutip dari Asia One, berikut sinyal dari tubuh untuk memberitahu bahwa Anda lelah.
1. Mudah kesal
Hal-hal kecil yang biasanya tidak mengganggu, mulai terasa mengganggu saraf. Anda bisa saja mengalami hari yang buruk.
Tetapi jika itu setiap hari, tandanya Anda kelelahan. Saya yakin Anda membutuhkan pekerjaan lain jika tidak percaya pada pekerjaan yang Anda lakukan saat ini. Jika Anda tidak percaya pada nilai dan etos perusahaan, gangguan ini akan semakin parah.
2. Menjadi tidak tertarik dengan banyak hal
Saat Anda kelelahan, Anda akan terus-menerus lelah secara emosional dan fisik. Anda mungkin membutuhkan pekerjaan baru jika telah kehilangan minat dalam segala hal, enggan terlibat, dan hanya menjalani hari-hari dengan tanpa gairah hampir sepanjang waktu.
Baca Juga: Gangguan di Tempat Kerja Bisa Bikin Stres, Dampak Kronisnya Berbahaya!
3. Merasa sangat tidak sehat secara fisik
Seringkali, apa yang Anda rasakan secara internal pada akhirnya akan terwujud secara eksternal. Dan ketika kelelahan, Anda mungkin melakukan kebiasaan tidak sehat yang akan lebih berbahaya, seperti minum alkohol secara berlebihan, merokok, dan menikmati makanan cepat saji.
4. Performa menurun
Kelelahan dapat menyebabkan penurunan kinerja. Itu bisa membuat Anda tidak mau berusaha untuk berbuat lebih baik atau tidak bisa diganggu. Jika Anda mencoba yang terbaik tetapi memiliki ketidaksepakatan mendasar dengan perusahaan atau atasan, Anda mungkin harus berdiskusi secara jujur tentang bagaimana Anda dapat berkompromi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi