Suara.com - Masalah disfungsi ereksi merupakan salah satu momok yang ditakuti laki-laki. Tidak hanya itu, disfungsi ereksi juga bisa jadi tanda bahwa seorang memiliki kolesterol tinggi.
Pembuluh darah yang tersumbat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, karena membatasi suplai darah ke jantung dan seluruh tubuh.
Anda lebih mungkin memiliki kolesterol tinggi jika Anda makan makanan tertentu. Meski demikian tidak mudah untuk mengetahui apakah Anda memiliki kolesterol tinggi, karena tidak ada gejala yang jelas.
Anda mungkin berisiko mengalami kondisi tersebut jika sering mengalami disfungsi ereksi. Banyak pria dengan kolesterol tinggi dapat mengembangkan impotensi, menurut situs web medis WebMD.
Ini disebabkan oleh kolesterol dalam jumlah besar dalam darah yang berdampak langsung pada arteri. Pria membutuhkan suplai darah yang stabil ke penis untuk mempertahankan ereksi.
Bicaralah dengan dokter jika Anda mengalami disfungsi ereksi yang tidak dapat dijelaskan.
"Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah tidak menunjukkan gejala yang jelas," kata situs tersebut.
"Tapi itu dapat meningkatkan risiko Anda untuk kondisi yang memiliki gejala, termasuk angina [nyeri dada akibat penyakit jantung], tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit peredaran darah lainnya.
Selain itu pada pria, impotensi bisa disebabkan oleh arteri yang terkena kolesterol darah yang berlebihan.
Baca Juga: Makanan Kikil Mengandung Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta?
Hubungi dokter Anda tentang penyakit jantung jika Anda mengembangkan gejala penyakit jantung, stroke, atau aterosklerosis pada pembuluh darah lain. Salah satu kondisi ini mungkin terkait dengan kolesterol tinggi, dan masing-masing memerlukan intervensi medis segera."
Tetapi hanya karena Anda mengalami disfungsi ereksi, bukan berarti Anda memiliki kolesterol tinggi. Impotensi sangat umum terjadi, terutama pada pria berusia di atas 40 tahun.
Biasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan, dan mungkin disebabkan oleh stres, kelelahan, atau kecemasan.
Namun, Anda tetap harus berbicara dengan dokter jika impotensi Anda terus terjadi, dan itu memengaruhi kehidupan sehari-hari Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien