Suara.com - Upaya para peneliti di seluruh dunia untuk menemukan vaksin Covid-19 mulai menemukan titik terang. Baru-baru ini aksin yang diproduksi oleh Pfizer dan BiNtech disebut memiliki tingkat efektivitas lebih dari 90 persen efektif.
Kabar itu diumumkan pada hasil sementara pertama uji coba skala besar yang menunjukkan bahwa vaksin itu 90 persen efektif.
Analisis mereka menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik daripada yang diharapkan sebagian besar ahli.
Perusahaan mengatakan tidak ada efek samping yang serius . Para pembuat peraturan mengatakan mereka akan menyetujui vaksin yang memiliki tingkat keefektifan 50 persen jauh lebih rendah melindungi setengah dari mereka yang mendapatkannya.
Di tengah keberhasilan vaksin Covid-19 yang diproduksi Pfizer, ada juga kekhawatiran dengan kandidat pencegah virus lainnya. Salah satunya datang dari vaksin Covid-19 buatan Sinovac.
Kabar Brasil yang menangguhkan uji klinis vaksin Covid-19, yang dikembangkan perusahaan China, Sinovac, menimbulkan keresahan di masyarakat Indonesia. Pasalnya saat ini perusahaan farmasi Indonesia Bio Farma juga sedang melakukan uji klinis vaksin Sinovac di Bandung, Jawa Barat.
Lantas, bagaimana sebenarnya keamanan dan efektivitas vaksin Covid-19 yang ada? Saksikan selengkapnya dalam webinar bertajuk "Percepatan Vaksinasi Covid-19: Sejauh Mana Keamanan, Kualitas, dan Efektivitas Vaksin Covid-19 yang diadakan Suara.com, besok Jumat, (13/11/2020).
Selama kurang lebih satu jam, Guru Besar Fakultas Kesehatan Universitas Padjajaran, Prof Dr Kusnandi Rusmil, dr., Sp.A(K), M.M. dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Dirga Sakit Rambe, M. Sc, Sp.PD akan mengulas tentang potensi dan juga tantangan percepatan vaksinasi Covid-19.
Jangan lewatkan penjelasannya pada pukul 14.00 WIB secara langsung di YouTube Suaradotcom.
Baca Juga: Brasil Tunda Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac, Bagaimana Indonesia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia