Suara.com - Kabar baik! vaksin potensial untuk virus corona Covid-19 yang dikembangkan oleh Moderna menunjukan hasil positif. Usai pengujian Tahap 3 diselesaikan, Moderna menyatakan bahwa vaksin mereka efektif hingga 94,5 persen dalam menangkal virus Covid-19
Melansir dari NBC News, analisis sementara Moderna didasarkan pada 95 infeksi di antara peserta uji coba yang menerima plasebo atau vaksin. Dari jumlah tersebut, hanya lima infeksi terjadi pada mereka yang menerima vaksin.
Selain itu, mereka yang terinfeksi setelah suntikan vaksin hanya mengalami gejala ringan. Dalam hal ini para peneliti juga menduga bahwa vaksin Moderna tak hanya mencegah infeksi namun juga mencegah gejala yang parah.
"Mengingat pentingnya penyakit parah yang terkadang menyebabkan rawat inap hingga kematian, maka ada manfaat penting yang kami lihat dalam vaksin kami," kata Stéphane Bancel, kepala eksekutif Moderna pada NBC News Senin (16/11/2020).
Perusahaan juga mengatakan vaksinnya tidak memerlukan penyimpanan ultracold, seperti Pfizer yang harus disimpan pada suhu -94 derajat Fahrenheit atau di bawahnya.
"Hasil uji coba ini benar-benar mengejutkan," kata Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat.
Fauci menambahkan bahwa vaksin tampaknya sama efektifnya di antara berbagai para peserta. Uji coba fase 3 melibatkan lebih dari 30.000 peserta di Amerika Serikat, termasuk orang di atas 65 tahun dengan kondisi berisiko tinggi dan dari komunitas orang dengan kulit berwarna.
Berita Moderna sendiri muncul seminggu setelah Pfizer mengatakan analisis awal yang menunjukkan bahwa efektivitas kandidat vaksin mencapai 90 persen.
"Sekarang kami memiliki 2 vaksin yang cukup efektif" kata Profesor Trudie Lang, direktur Jaringan Kesehatan Global di Universitas Oxford. Ia menyebut pengumuman Moderna sebagai kabar yang sangat baik bagi semua orang .
Baca Juga: Moderna Klaim Vaksinnya 94 Persen Efektif, Harga Minyak Dunia Naik Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital