Suara.com - Setelah berkutat di rumah saja saat pandemi Covid-19, jelang akhir tahun banyak masyarakat yang sudah bersiap memesan hotel dan penginapan di tempat pariwisata.
Lalu bagaimana dengan ibu hamil, bolehkah pergi berlibur di tengah pandemi Covid-19? Jawabanya boleh.
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah Bintaro Jaya, dr. Merwin Tjahjadi, Sp.OG mempersilahkan para ibu hamil yang ingin pergi berlibur di masa pandemi Covid-19, asal memperhatikan protokol kesehatan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
"Kalau selama liburan menerapkan protokol 3M, silahkan saja. Tidak berkerumun terapkan protokol 3M, karena yang kita tahu, ibu hamil berisiko. Selama yakin bisa menjaga protokol kesehatan saya tidak bisa melarang," ujar dr. Merwin dalam acara webinar RS Pondok Indah Group, Rabu (25/11/2020).
Terlepas dari itu, dr. Merwin mengakui jika dirasa tidak perlu dan sangat penting untuk keluar rumah ibu hamil sebaiknya di rumah aja. Apalagi jika tujuan tempat wisata untuk berlibur berada di zona merah Covid-19.
"Baiknya kalau angka liburan di zona merah lebih baik menahan diri, cari tempat lebih tenang, aman. Seperti saya bilang ibu hamil tetap risiko tertular Covid-19," tegas dr. Merwin.
Meski begitu, dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah Bintaro Jaya itu menjelaskan berdasarkan data, peluang kesembuhan pada ibu hamil cenderung lebih tinggi yaitu 79 persen.
Seperti kebanyakan kasus Covid-19, kebanyakan ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 juga cenderung tanpa gejala atau asimtomatik.
"Angka kematian yang didapatkan pada ibu hamil 0,1 persen. Sekarang pada populasi masyarakat pada umumnya, risiko kematian itu 3,7 persen (masyarakat umum)," tutupnya.
Baca Juga: Gaya Liburan Iis Rosita Dewi, Istri Edhy Prabowo yang Ikut Dibekuk KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital