Suara.com - Karena bentuknya yang mirip dengan jerawat, banyak orang mengira fungal acne bisa diobati dengan langkah yang sama seperti mengobati jerawat.
Fungal acne atau infeksi kulit akibat jamur malassezia ini sebenarnya telah diketahui sejak era tahun 1970-an. Namun kekinian semakin sering diperbincangkan hingga akhirnya muncul istilah fungal acne yang berarti jerawat jamur.
Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Arthur Simon Sp. KK. mengatakan bahwa fungal acne akan sulit diatasi jika menggunakan obat jerawat.
Menurut dr. Arthur dalam siaran langsung Instagram beberapa waktu lalu, meski bentuknya sama dengan jerawat biasa, namun pengobatan fungal acne tidak bisa disamakan. Hal ini lantaran penyebabnya pun berbeda, yaitu jerawat biasanya disebabkan karena bakteri, sedangkan fungal acne infeksi jamur.
Berbeda dengan jerawat, fungal acne yang bentuknya kecil-kecil ini biasanya tidak akan menimbulkan bekas dikulit seperti jerawat.
"Jerawat bisa meninggalkan bekas atau tidak, itu tergantung seberapa dalam keterlibatan kulit. Semakin dalam dia menginfeksi kulit, tentu akan meninggalkan bekas. Namun pada umumnya fungal acne, karena dia hanya kecil-kecil saja, biasanya tidak meninggalkan bekas," tuturnya.
Dr. Arthur juga mengomentari produk skincare yang mencantumkan klaim dapat mengatasi masalah kulit wajah, seperti fungal acne ini. Namun, klaim tersebut sebenarnya belum terbukti secara ilmiah. Menurutnya, belum ada penelitian mengenai bahan skincare tertentu dengan fungal acne.
"Jadi fungal acne save itu sebenarnya belum ada bukti valid. Itu biasanya mereka hanya merangkum dari pengalaman kebanyakan orang. Tapi sebenarnya kalau secara ilmiah itu belum fix," katanya.
Karena sulit dibedakan oleh orang awam, dr. Arthur menyarankan jika mencurigai adanya fungal acne, langkah terbaik adalah diatasi langsung oleh dokter kulit.
Baca Juga: Cara Sederhana Menghilangkan Jerawat Punggung
"Yang penting, kalau ada kecurigaan fungal acne, bawa berobat ke dokter kulit. Sehingga bisa diatasi secepatnya dan memperkecil kemungkinan berbekas," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?