Suara.com - Kanker payudara menjadi salah satu jenis kanker yang banyak menginfeksi orang, bukan hanya perempuan bahkan juga laki-laki. Menurut data Globacan, pada tahun 2018 saja ada 18,1 kasus baru kanker payudara di seluruh dunia.
Melansir dari Healthshots, sebuah studi yang diterbitkan dalam American Society of Clinical Oncology menunjukkan bahwa kebiasaan makan dan olahraga dapat mencegah 25 hingga 30 persen risiko kanker payudara.
Oleh karena itu, berikut lima makanan yang baik untuk mencegah kanker payudara, antara lain:
1. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa kimia yang memberi kuning cerah di mana diklaim dapat membantu melawan tumor kanker payudara.
Hal ini disebabkan karena kurkumin memiliki sifat anti-peradangan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
2. Brokoli
Brokoli kaya akan vitamin dan mineral seperti folat dan vitamin K. Sayuran silangan ini juga mengandung fitonutrien yang dipercaya dapat menurunkan peradangan dan mengurangi risiko kanker.
3. Apel
Baca Juga: Tak Perlu Ragu Makan Buah Kering, Bermanfaat untuk Kesehatan!
Apel memiliki kandungan antioksidan, serat, dan senyawa lain yang dikenal dapat melindungi dari kanker payudara.
4. Delima
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Oxidative Medicine and Cellular Longevity pada 2015 menunjukkan bahwa buah delima mengandung senyawa yang dapat membantu mencegah pertumbuhan kanker yang bergantung pada estrogen.
Selain kanker payudara, delima juga dikenal melindungi jantung dan menurunkan risiko kanker prostat.
5. Ikan
Varietas ikan seperti salmon, mackerel, sarden, dan tuna semuanya kaya omega 3 yang baik untuk kesehatan payudara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia