Suara.com - Kasus pandemi Covid-19 yang menyebar luas ke berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, belum menunjukkan angka penurunan hingga menjelang akhir tahun 2020. Bahkan, tercatat kasus Covid-19 ini telah menembus 63 juta kasus.
Tahun 2020 akan segera berakhir, penanganan Covid-19 yang lebih strategis dan efektif sedang disiapkan mengawali tahun 2021. Pemerintah, perusahaan, lembaga kemanusiaan, maupun masyarakat untuk terus bersatu berjuang melawan kasus pandemi Covid-19.
Deputi II Kantor Staf Presiden Bidang Pembangunan Manusia, Abetnego Tarigan, mengatakan tantangan Indonesia masih akan bertahan dengan melawan penyakit Covid-19 hingga tahun 2021 mendatang.
“Dalam melawan pandemi, pemerintah tak bisa bekerja sendiri, harus ada kerjasama lintas sektor mulai dari pemerintah, tenaga medis dan masyarakat hingga 2021,” ujar Abetnego dalam pernyataannya pada webinar bertema ‘Covid-19 Outlook in 2021’, Senin (30/11/2020).
Sementara, Direktur Utama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Lies Dina Liastuti, SpJP(K), MARS, menambahkan pihaknya juga terus mengupayakan untuk mendukung pemerintah dalam persiapan penanganan dari pelayanan kesehatan di tahun 2021.
“Kita memang tidak akan pernah tahu kapan berakhirnya pandemi Covid-19. Namun, yang jelas kita harus menjaga kesehatan para tenaga medis. Mereka tidak boleh sampai sakit, apalagi gugur, untuk itu perlu adanya kerjasama semua sektor,” jelas dia.
Lebih lanjut, kata dia, pihaknya akan selalu mendukung pemerintah secara konsisten dengan menerapkan strategi komprehensif pelayanan dengan sesuai standar organisasi WHO dan Kementerian Kesehatan.
Selain itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik RS EMC Tangerang, dr. Kristina Joy Herlambang, BMedSci (Hons), MGizi, SpGK, menerangkan selain harus menerapkan protokol kesehatan, diminta juga masyarakat untuk selalu menjaga imun tubuh agar potensi terpapar virus lebih kecil
“Masa pandemi yang panjang ini telah menimbulkan kelelahan fisik dan mental. Untuk itu, penting sekali untuk tetap mengingatkan protokol kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih sehat untuk meningkatkan imunitas kita seperti mengonsumsi gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik rutin, istirahat yang cukup, dan pengelolaan stress,” tuturnya.
Baca Juga: Artis K-Pop Jalani Tes Usai Bitto UP10TION Positif Corona, Siapa Saja?
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian