Suara.com - Seorang dokter laki-laki tertangkap kamera sedang memeluk seorang pasien Covid-19 yang putus asa pada hari Thanksgiving pekan lalu.
Sang dokter pun berbicara tentang isolasi menyedihkan dari pasien lansia dan memohon kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan demi mencegah infeksi sehingga tidak perlu dirawat di rumah sakit.
Pasien rawat inap Covid-19 mencapai rekor tertinggi di seluruh AS pada Senin (30/11/2020) kemarin, membuat pemerintah setempat khawatir fasilitas kesehatan akan kewalahan.
Sang dokter, Joseph Varon, kepala staf United Memorial Medical Center di Houston, mengatakan bahwa ia telah bekerja selama 256 hari tanpa henti selama pandemi virus corona ini.
Kepada CNN, ia mengaku frustrasi dengan meningkatnya jumlah orang yang dirawat di rumah sakit.
Varon menjelaskan keputusasaan pasien Covid-19 di bangsal, yang sedang berjuang melawan virus di tubuh mereka dan isolasi.
Sedangkan pria yang dipeluknya dalam foto disebutkan hanya ingin bertemu keluarganya.
"Saat aku masuk ke unit pasien Covid-19, aku melihat bahwa pasien lansia ini bangun dari tempat tidurnya dan mencoba keluar dari kamar dan dia menangis," terang Varon.
Kemudian, Varon mendekatinya dan bertanya apa yang menyebabkan sang pria itu menangis.
Baca Juga: Peneliti: Integrasi Kunci Tingkatkan Produktivitas Saat Pandemi Covid-19
"Pria itu berkata, 'aku ingin bersama istriku'. Jadi aku peluk dia. Aku tidak tahu bahwa aku sedang difoto saat itu," sambungnya.
Varon berkata akhirnya pria itu merasa lebih baik dan berhenti menangis.
Meski demikian, pasien lansia tersebut tetap tidak dapat bertemu dengan istrinya sampai ia dinyatakan negatif virus corona dalam hasil tes usap hidung dan dapat dipulangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan