Suara.com - Vaksin Pfizer yang terbukti bisa mencegah penularan virus corona Covid-19 95 persen siap untuk digunakan di Inggris pada akhir tahun 2020 ini.
Seorang ahli mengatakan vaksin Pfizer ini bisa memberikan kekebalan terhadap virus corona Covid-19 selama 7 hari setelah dosis kedua.
Setiap orang membutuhkan setidaknya dua dosis vaksin Pfizer untuk virus corona Covid-19 agar bekerja paling efektif. Dua dosis vaksin Pfizer ini diberikan dengan jeda selama 21 hari.
Menurut Profesor Sir Munir Pirmohamed, orang yang diberi vaksin Pfizer akan menjadi kebal setelah mendapatkan dosis kedua. Meskipun, mereka juga mendapatkan perlindungan parsial selama 12 hari setelah dosis pertama.
Prof Sir Munir Pirmohamed, ketua kelompok kerja Komisi Obat-obatan Manusia (CHM) untuk vaksin Covid-19 mengatakan penggunaan vaksin Pfizer akan memberikan manfaat luar biasa dalam mengatasi pandemi virus corona ini.
"Data menunjukkan bahwa vaksin ini 95 persen efektif cegah virus corona. Vaksin ini juga efektif dalam semua kelompok yang diberi vaksin dalam uji coba terlepas dari usia, jenis kelamin, ras atau tempat tinggalnya," kata Prof Sir Munir dikutip dari The Sun.
Prof Sir juga mengatakan keamanan penggunaan vaksin Pfizer mirip dengan vaksin virus corona lainnya. Selain itu, efek samping vaksin Pfizer juga ringan dan hanya berlangsung beberapa hari.
Uji coba global terhadap vaksin Pfizer yang melibatkan 43.500 orang menemukan beberapa orang hanya mengalami efek samping demam ringan atau kelelahan setelah vaksinasi.
Beberapa orang juga mengaku mengalami efek samping seperti mabuk parah. Sejauh ini, belum ada efek samping serius yang disebabkan oleh vaksin Pfizer.
Baca Juga: Ibu Ririn Ekawati Meninggal, Kenali Gejala Covid-19 Pada Lansia!
Kendati demikian, lamanya kekebalan bisa bertahan setelah mendapatkan suntikan vaksin virus corona Covid-19 masih belum jelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh