Suara.com - Pilkada serentak tahun 2020 dilaksanakan dalam kondisi pandemi. Meskipun berisiko, pemerintah tetap menyelenggarakan pilkada pada Rabu (9/12/2020) di 270 daerah dari 9 provinsi.
"Adanya pelaksanaan Pilkada sekalipun itu sudah atau tindakan yang sangat berani dan berisiko tinggi," kata epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman dihubungi Suara.com, Jumat (4/12/2020).
Untuk menghindari potensi penularan di tempat pemungutan suara (TPS), berikut beberapa tips yang perlu Anda ikuti seperti yang dilansir dari CNN International, antara lain:
1. Pastikan Tunggu Giliran Memilih di Luar Ruangan
Berdiri di luar ruangan jelas lebih aman daripada di dalam ruangan karena aliran udara dapat membantu menghilangkan virus. Jadi cobalah berdiri di luar ruangan sebelum dilakukan pemungutan.
"Waktu yang dihabiskan di dalam ruangan harus diminimalkan," kata Dokter Marybeth Sexton, asisten profesor kedokteran penyakit menular di Emory University di Atlanta, dalam wawancara sebelumnya.
Lokasi teraman saat berada di tempat pemungutan suara adalah berada di tempat dengan ventilasi yang baik.
2. Datang di Jam Tak Sibuk
Lakukan pemungutan suara di jam-jam tak sibuk seperti di jam makan siang. Biasanya orang akan melakukan pemilihan di pagi atau sore hari.
Baca Juga: BPOM akan Keluarkan Izin Darurat Vaksin Sinovac Bila Syarat Ini Terpenuhi
3. Pilih Masker dengan Hati-Hati
Penelitian telah menunjukkan bahwa masker katun dengan dua atau tiga lapis kain lebih melindungi daripada masker satu lapis.
Jika Anda harus melepas masker karena suatu alasan seperti untuk minum air, maka gunakan pembersih tangan sebelum dan sesudah melepaskan masker. Jangan lupa untuk membawa masker cadangan jika yang pertama basah atau kotor.
4. Tutupi Hidung
Saat pakai masker, banyak orang yang hanya menutupi mulut mereka tapi membuka di bagian hidung. Padahal tidak aman untuk berdiri sejajar dengan hidung yang tak ditutupi masker meskipun mulut Anda tertutup.
5. Patuhi Jarak Sosial
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan