Suara.com - Tetra Pak Indonesia berkolaborasi dengan Taman Pintar Yogyakarta membuat boot atau zona edukasi tentang pengelolaan sampah kantor yang diresmikan pada Kamis (10/12/2020) sore.
Sebagai perusahaan global terkemuka yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan serta minuman, Tetra Pak membuat boot edukasi ini untuk menggambarkan perjalanan lengkap produksi kemasan karton dan pengelolaannya setelah dipakai.
Reza Andreanto, Tetra Pak Indonesia Sustainability Manager mengatakan boot edukasi di Taman Pintar ini berfungsi sebagai sarana bagi pengunjung untuk mempelajari gaya hidup ramah lingkungan, baik dengan lingkungan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Boot edukasi dari Tetra Pak akan memberikan tahu caranya menjaga lingkungan dengan 3L (Lipat, Letak, dan Lepas). Maksudnya, buka lipatan atas dan bawah, letakkan sedotan ke dalam kemasan dan lepaskan kemasan di tempat sampah terpilah untuk dikelola.
Sehingga, boot edukasi ini diharapkan bisa menginformasikan langsung pada konsumen atau pengunjung tetap pentingnya memilah kemasan pasca konsumsi. Contohnya, kemasan kertas, karton bekas minum, dan lainnya.
Reza Andreanto juga mengatakan bahwa kemasan karton yang biasa digunakan dalam produk minuman seperti susu UHT berasal dari sumber daya alam terbarukan. Kemasan karton bekas ini masih memiliki nilai ekonomi yang bermanfaat bagi mitra pengumpul.
"Tujuannya boot ini sebagai pencerahan. Pengunjung Taman Pintar tidak hanya mendapat pengetahuan tentang kemasan karton, mereka juga mendapat informasi tentang kemasan karton diolah dari hutan lestari," ujar Reza Andreanto dalam seremonial pembukaan boot edukasi Tetra Pak Indonesia di Taman Pintar Yogyakarta (10/12).
Tetra Pak Indonesia melalui boot edukasinya di Taman Pintar merekam secara ringkas perjalanan pengolahan kemasan karton ini dengan sisi tampilan, informasi, dan permainan yang interaktif.
"Ada banyak wisata edukatif di Taman Pintar. Kami mengemas boot edukasi sedemikian rupa. Sehingga tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga bisa mendapatkan manfaat dan pemahaman baru," jelasnya.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Sudah Datang, Berapa Harganya? Ini Jawaban Menkes Terawan
Sementara itu, Afia Rosdiana, M.Pd, Kepala Taman Pintar juga merasa senang dengan kehadiran zona edukasi dari Tetra Pak Indonesia. Boot Tetra Pak Indonesia ini dinilai cukup tepat berada di Taman Pintar sebagai wisata edukasi dan sains center yang visi dan misinya mengedukasi masyarakat.
"Taman Pintar sangat peduli dengan lingkungan, ada 3 program yaitu konservasi air, konservasi energi listrik dan pengelolaan sampah," jelas Afia Rosdiana, M.Pd, Kepala Taman Pintar.
Karena itu, Afia Rosdiana menilai kolaborasi antara Tetra Pak Indonesia dan Taman Pintar ini bisa meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mengelola sampah. Pada akhirnya, cara ini bisa meningkatkan kepedulian orang terhadap lingkungannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang