Suara.com - Penyanyi Meghan Trainor mengaku sakit diabetes gestasional di tengah kondisinya yang tengah hamil besar.
Perempuan 26 tahun itu pun harus mengubah gaya hidupnya dengan mengontrol kadar gula darahnya.
Penyakit tersebut ternyata telah terjadi selama masa kehamilannya dan membuat Meghan harus memantau pola makan juga memeriksakan darahnya.
Istri Daryl Sabara itu meyakini dirinya telah mengatasi penyakit itu selama trimester ketiga kehamilannya.
Berbicara kepada Jimmy Fallon di The Tonight Show, Meghan menjelaskan lebih detail tentang diabetes gestasional. Menurutnya, banyak wanita mengalami kondisi tersebut dan dia serta bayinya dalam keadaan sehat.
"Saya menderita diabetes gestasional, tapi banyak wanita yang mengidapnya," kata Meghan melalui siaran video call.
Meghan mengatakan penyakut itu kemungkinan diturunkan dari ibunya. Sejak tahu bahwa dirinya berisiko sakit diabetes gestasional, pelantun lagu All About That Bass itu jadi rutin memperhatian pola makan dan memeriksakan darahnya.
"Ini seperti permainan bagi saya dan saya menang. Senang mengetahui kami berdua sehat," kata Meghan menjelaskan kondisi dia dan bayi dalam kandungannya.
Seperti dituliskan pada situs Mirror, diabetes gestasional adalah jenis diabetes yang berkembang selama kehamilan.
Baca Juga: 4 Kandungan Skincare yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil dan Menyusui
Menurut Departemen Kesehatan Inggris atau NHS, ibu hamil yang mengalami kondisi tersebut dapat mengontrol kondisinya dengan mengelola kadar gula darah dan mengawasi pola makan serta olahraga yang sehat.
Meghan sangat terbuka tentang diagnosisnya baru-baru ini juga mengakui bahwa ia menjadi lebih senang belajar tentang makan sehat.
Berita Terkait
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Keluarga Virgoun Respons Kabar Lindi Fitriyana Hamil di Luar Nikah
-
Muncul Isu Hamil Duluan di Tengah Kabar Bahagia Pernikahan Virgoun, Berawal Sindiran Mantan Pacar
-
Berat Badan Naik Drastis, Tina Toon Sempat Tak Percaya Diri Sampai Pilih Rahasiakan Kehamilan
-
Belajar dari Pengalaman Pribadi, Al Ghazali Tegas Tak Akan Tampilkan Wajah Anak Demi Jaga Privasi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia