- Polisi Belanda membanting dan menyeret seorang wanita hamil di pusat penampungan pencari suaka Zeist, Amsterdam.
- Kejadian bermula saat polisi merespons dugaan vandalisme dan ancaman pisau yang melibatkan seorang pria Palestina.
- Pihak berwenang Belanda hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penggunaan kekuatan oleh petugas.
Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita hamil dibanting dan diseret oleh polisi di Belanda viral di media sosial.
Dalam video yang beredar luas, sejumlah polisi terlihat berada di sebuah koridor bersama seorang pria dan wanita yang disebut sedang hamil.
Situasi awalnya tampak tenang sebelum salah satu petugas mendekati wanita tersebut untuk berbicara.
Beberapa detik kemudian, seorang polisi lain yang membawa tongkat serta seekor anjing pelacak berjalan ke arah wanita itu.
Rekaman menunjukkan petugas tersebut menarik wanita tersebut sebelum ia terjatuh ke lantai koridor.
Insiden itu langsung memicu reaksi dari seorang pria yang diduga suami dari wanita tersebut.
Pria tersebut berlari ke arah polisi dan diduga mencoba memukul petugas yang membawa anjing.
Keributan pun pecah. Beberapa polisi lainnya segera turun tangan untuk mengendalikan situasi dan mengamankan pria tersebut.
Dalam rekaman lain yang beredar setelah kejadian, wanita itu terlihat dalam kondisi lemas saat dua petugas menyeretnya menyusuri koridor.
Baca Juga: Lawan Maling dengan Gunting, Pria Penjaga Kambing Ini Malah Dijebloskan ke Penjara
Sementara itu, beberapa polisi lain tampak menahan pria yang terlibat dalam konfrontasi tersebut.
Menurut sejumlah laporan media Belanda, insiden itu terjadi di sebuah pusat penampungan pencari suaka di Zeist, kota yang terletak tidak jauh dari Amsterdam, Belanda.
Laporan yang beredar menyebut polisi awalnya merespons dugaan kasus vandalisme dan ancaman menggunakan pisau di area pusat suaka tersebut.
Namun hingga kini, detail lengkap mengenai kronologi kejadian masih menjadi perhatian publik.
Media setempat juga melaporkan bahwa pria dalam video tersebut merupakan warga Palestina berusia 30 tahun yang sedang menghadapi proses deportasi dan larangan masuk.
Menurut keterangan yang disampaikan wanita tersebut kepada media lokal, insiden bermula ketika dirinya berbicara dengan polisi di fasilitas penahanan tempat suaminya ditahan.
Hingga saat ini, pihak berwenang Belanda belum memberikan penjelasan rinci terkait penggunaan kekuatan oleh petugas dalam insiden tersebut
Berita Terkait
-
Lawan Maling dengan Gunting, Pria Penjaga Kambing Ini Malah Dijebloskan ke Penjara
-
Viral Oknum Hakim Terima Suap Rp1 M, Uangnya Dipakai Buat Main Judol dan Bisnis Umrah
-
Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa