Diharapkan, saat orang tua berbicara dengan anak mata antara keduanya harus sejajar. Hal itu sangat berpengaruh kepada psikis anak dan membuatnya merasa dihargai.
3. Deskripsikan masalah
Saat anak enggan mendengarkan, orang tua dapat melihat apa permasalahan yang terjadi. Apakah instruksinya kurang jelas sehingga membuat anak acuh atau terdapat permasalahan lain.
4. Berikan pilihan kepada anak
Memberi pilihan kepada anak akan membuat mereka merasa memiliki kontrol. Hal itu dapat dilakukan untuk membuat anak merasa dihargai.
5. Buat ekspektasi yang realistis
Saat meminta anak melakukan sesuatu, orang tua harus melihat apakah hal tersebut sesuai dengannya atau tidak.
Misalnya, untuk anak berumur 3 tahun apakah realistis ketika diminta bantuan mencuci piring. Oleh karena itu, orang tua harus tahu hal yang harus dilakukannya sesuai atau tidak.
6. Suara dan komunikasi non verbal penting
Baca Juga: 5 Tips Parenting Buat Anda Para Orangtua Introvert
Alasan anak enggan mendengarkan salah satunya karena cara bicara orang tua yang tidak menyenangkan. Usahakan gunakan nada bicara yang tidak terlalu rendah dan tinggi. Nada bicara yang terlalu rendah menggambarkan orang tua tidak memiliki kontrol terhadap anak.
Sedangkan nada bicara yang terlalu tinggi dapat membuat anak menjadi tertekan. Selain itu komunikasi non verbal atau bahasa tubuh juga sangat penting. Gaya tubuh orang tua saat berbicara kepada anak sangat mempengaruhi perhatian anak tersebut.
7. Hargai dan puji anak
Ketika anak sudah melakukan hal yang orang tua inginkan, jangan pernah lupa untuk memujinya.
Anak yang melakukan sesuatu lalu dibiarkan begitu saja, akan merasa hal yang ia kerjakan tidak dihargai. Oleh karena itu, memuji anak dapat menjadi tanda kalau orang tua menghargai usahanya.
Penulis: Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan