Suara.com - Sejak menikah pada 10 Juli 2020 lalu, akhirnya Dinda Hauw dan Rey Mbayang mengumumkan kabar bahagia karena akan segera dikaruniai anak pertama.
Melalui Youtube ReinTV, Rey Mbayang mengumumkan Dinda Hauw sedang hamil 11 minggu 3 hari di usia pernikahannya yang sudah 5 bulan. Sebelum mengumumkan kehamilan ini, Dinda Hauw dan Rey Mbayang juga melalui perjalanan emosi naik turun.
Setelah tahu hamil, Dinda Hauw sempat mengalami pendarahan ringan atau flek cokelat selama beberapa hari. Kondisi Dinda Hauw pun membuat Rey Mbayang panik.
"Pas saat kita tahu ada kantong (kehamilan), aku ngeflek terus, darah kecokelatan. Pas kita baca, itu normal," kata Dinda Hauw.
"Tapi normalnya 3 hari. Dinda selama seminggu masih ngeflek terus," ujar Rey Mbayang.
Keluarnya flek cokelat saat hamil seperti yang dialami Dinda Hauw dilansir dari Alodokter, merupakan hal umum yang sering dialami oleh sebagian ibu hamil.
Flek cokelat saat hamil adalah bercak perdarahan ringan yang keluar dari vagina. Kondisi ini bisa terjadi selama masa kehamilan, terutama trimester pertama.
Sekitar 20 persen wanita mengalami pendarahan pada 12 minggu pertama kehamilannya. Selain cokelat, flek juga bisa berwarna merah muda atau merah.
Berikut ini, beberapa penyebab keluarnya flek cokelat saat hamil.
Baca Juga: Peneliti Harvard: Sinar Matahari Kuat Bisa Kurangi Penularan Virus Corona
1. Pendarahan implantasi
Perdarahan implantasi biasanya terjadi 6-12 hari setelah pembuahan. Implantasi adalah proses menempelnya sel telur yang telah dibuahi pada rahim. Umumnya, flek atau darah yang keluar sangat sedikit dan hanya terjadi selama beberapa jam atau hari.
2. Iritasi serviks
Flek cokelat saat hamil juga bisa disebabkan oleh iritasi serviks. Karena, ibu hamil biasanya mengalami lonjakan hormon dan peningkatan aliran darah ke leher rahim yang membuat serviks menjadi sensitif.
3. Tanda persalinan
Keluarnya flek cokelat saat hamil tua bisa menjadi pertanda persalinan sudah dekat. Kondisi ini biasanya terjadi beberapa minggu atau hari sebelum persalinan, ketika usia kehamilannya 36-40 minggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern