Suara.com - Kontrasepsi atau pengendalian kehamilan memang umumnya dilakukan dengan metode medis, baik obat, suntik, kondom, alat, dan lain sebagainya. Meskipun begitu, ada metode pengendalian kehamilan yang bisa dilakukan secara alami.
Melansir dari Healthline, pengendalian kelahiran alami adalah metode pencegahan kehamilan tanpa menggunakan obat-obatan atau alat fisik tertentu. Konsep ini didasarkan pada kesadaran dan pengamatan tentang tubuh perempuan dan siklus menstruasi. Beberapa cara mengendalikan kehamilan secara alami, antara lan:
1. Menyusui
Pada perempuan yang menyusui secara ekslusif setelah melahirkan setidaknya selama 6 bulan peluang kehamilannya hanya 1 banding 50. Pemberian susu ekslusif dilakukan tanpa tambahan susu formula, makanan padat, namun hanya Air Susu Ibu (ASI).
2. Mengendalikan Ejakulasi
Mendengalikan ejakulasi dengan metode penarikan adalah cara pengendalian kelahiran dengan mengeluarkan penis dari vagina sebelum ejakulasi atau mengeluarkan sperma di luar lubang vagina. Risiko kehamilan dalam metode ini adalah 22 persen.
3. Biji Wortel Liar
Perempan di beberapa daerah India mengkonsumsi satu sendok teh biji wortel liar segera setelah melakukan hubungan seksual. Mereka kemudian menindaklanjuti dengan satu sendok teh sehari selama 7 hari berikutnya untuk mencegah implantasi dan konsepsi.
4. Akar Jahe
Baca Juga: Tingkatkan Kesuburan Pria, Makan Kacang Pohon Setiap Hari!
Minum empat cangkir teh jahe per hari tidak lebih dari 5 hari bisa melancarkan menstruasi. Anda juga bisa mencampurkan 1 sendok teh bubuk jahe dalam 6 ons air mendidih dan mengkonsumsinya selagi panas.
Baik biji wortel liar maupun akar jahe, keduanya belum disetujui oleh Badan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) sebagai obat kontrasepso.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir