Suara.com - Pasangan asal California, Amerika Serikat menggugat CHA Fertility Center Los Angeles karena memasukkan embrio yang salah saat mengikuti program bayi tabung.
Menyadur Insider Kamis (17/12) Anni yang sedang berjuang untuk hamil mengikuti program bayi tabung di klinik tersebut dan membayar fantastis yang setara dengan Rp 1,4 miliar.
Anni kemudian hamil namun ia kaget karena melahirkan dua bayi laki-laki yang rasnya berbeda dengan latar belakang dirinya dan suami. Bayi biologis mereka lahir di pasangan yang berbeda.
Salah satu pasangan yang melahirkan bayi Anni mengungkapkan simpati dan marah pada CHA karena tidak menganggap serius "kehidupan masyarakat."
Anni dan Ashot Manukyan mendapatkan anak pertama mereka yang kini berusia 7 tahun melalui klinik ini dan sukses. Mereka kemudian membuat program kembali untuk anak kedua.
Sayang, program tak berjalan mulus karena embrio yang ditanam saat itu ternyata bukan milik mereka, melainkan pasangan yang tak mereka kenal.
Tanpa sepengetahuan mereka, salah satu embrio Ashot ditanamkan pada pasangan New York City, yang kini berhasil menggendong bayi tersebut, bersama dengan saudara kembarnya yang kemungkinan berasal dari embrio keluarga lain yang salah tempat.
Pasangan ini lantas menghubungi pihak klinik namun mendapat jawaban yang tak memuaskan. Mereka langsung mencari pengacara untuk mengurus kasus ini, termasuk mencari akses ke bayi biologis mereka yang diketahui berada di New York.
Bayi laki-laki mereka berusia 6 minggu saat pasangan Manukyan bertemu dengannya untuk pertama kali, di lobi sebuah hotel. Anni mengatakan momen itu tak terlukiskan.
Baca Juga: Disimpan di Laboratorium, Berapa Lama Embrio dapat Dibekukan?
"Begitu banyak emosi yang mengalir di kepala saya, kebahagiaan, kesedihan karena itu pertama kalinya. Siapa yang ingin bertemu anak mereka di lobi hotel? Itu memilukan. Itu mengerikan," katanya.
Pasangan ini memenangkan hak asuh atas bayi laki-laki mereka pada 13 Mei danmereka mengucapkan terima kasih pada pengacaranya yang gigih. Ia juga bersyukur karena pasangan di New York menjaga dan merawat bayi dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati