Suara.com - Ahli penyakit menular Amerika Serikat, Anthony Fauci, sudah menerima vaksin Covid-19 dari Moderna pada Selasa (22/12/2020).
Ia mendapat vaksinasi bersama Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar, Direktur Institut Kesehatan Nasional Francis Collins, dan beberapa petugas kesehatan lainnya dari Pusat Klinik National Institutes of Health (NIH).
Selama vaksinasi, Fauci tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan mengenakan masker dan berkemeja lengan panjang.
"Pertama, aku adalah seorang dokter yang bekerja di sini sebagai staf di National Institutes of Health Clinical Center dan jadi memahami para pasien," tuturnya, dilansir Health.
"Tetapi, yang lebih penting adalah (ini) sebagai simbol kepada seluruh negeri bahwa saya merasa sangat yakin akan keamanan dan kemanjuran vaksin ini," sambungnya.
Fauci mengatakan bahwa ia ingin mendorong setiap orang yang berkesempatan melakukan vaksinasi, sehingga orang-orang memiliki 'alat pelindung'.
Vaksin Covid-19 milik Moderna memerlukan dua dosis suntikan, masing-masing diberikan dengan selang waktu beberapa minggu untuk mencapai kemanjuran 95%.
Namun tidak dijelaskan kapan Fauci akan mendapatkan suntikan untuk dosis keduanya.
Seminggu setelah mengizinkan Pfizer digunakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) juga menyetujui vaksin Moderna pada Jumat (18/12/2020) kemarin. Setelahnya, vaksin mulai didistribusikan di seluruh negeri.
Baca Juga: Walau Prosesnya Cepat, Anthony Fauci Sebut Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya