Suara.com - Para peneliti mengatakan bahwa terlalu banyak lemak visceral di dalam tubuh berkaitan dengan tekanan darah tinggi, sleep apnea, stroke, dan penyakit jantung.
Lemak visceral merupakan satu dari empat jenis lemak di dalam tubuh. Letak lemak viscelar menutupi organ dalam dan ditemukan di rongga perut.
Kelebihan minyak ini dapat menghasilkan asam lemak atau lipid yang 'menumpang' melalui vena porta ke hati sehingga menyebabkan masalah insulin dan kolesterol.
Berdasarkan Insider, lemak perut ini juga diduga memanipulasi beberapa hormon, seperti leptin yang mengontrol rasa lapar.
Bagaimana cara menghilangkan lemak visceral ini?
Cara terbaik untuk mengatasi lemak visceral adalah dengan mengubah pola hidup dalam jangka panjang dan berkelanjutan, berfokus pada perbaikan pola makan dan menambah olahraga.
"Pola makan memengaruhi sekitar 80%. Olahraga juga sangat penting, dapat meningkatkan detak jantung Anda selama 30 menit sehari, setiap hari," kata Michael Russo, MD, ahli bedah bariatrik di MemorialCare Surgical Weight Loss Center.
Jenis olahraga apa saja yang dapat meningkatkan detak jantung dan keringat dapat mengatasi kelebihan visceral ini.
Apabila mengalami kesulitan dalam berolahraga secara teratur, mulailah secara bertahap dengan berjalan-jalan di sekitar lingkungan rumah.
Baca Juga: Studi: Pola Makan Ibu Menyusui Bisa Berpengaruh pada Mikroba Usus Anak
Sedangkan untuk pola makan, menambahkan lebih banyak sayuran setiap hari, memperhatikan asupan natrium, dan memoderasi jumlah makanan olahan dan gula, dapat membantu menghilangkan lemak visceral.
Namun, penurunan berat badan bersifat individual, bergantung pada seberapa banyak lemak visceral yang harus dihilangkan dan bagaimana cara tubuh menghilangkan lemak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat