Suara.com - Sejumlah orang mungkin berusaha mencari cara untuk menghilangkan lemak perut, seperti olahraga keras. Padahal minum jus jeruk bali bisa membantu menghilangkan lemak perut.
Ada beberapa bukti yang mengaitkan diet grapefruit (termasuk jeruk bali) dengan menjaga berat badan yang lebih sehat.
Salah satu studi yang diterbitkan dalam Food and Nutrition Research tahun 2014, menemukan orang yang makan lebih banyak grapefruit (jeruk balik) memiliki berat badan lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak makan buah.
Selain dilansir dari Express, mereka yang makan buah jeruk bali juga memiliki ukuran pinggang lebih kecil dan kadar kolesterol baik (HDL).
Para peneliti juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi jeruk bali cenderung mendapatkan lebih banyak nutrisi penting, termasuk serat yang bisa membantu menurunkan berat badan.
Menurut studi Nutrition and Metabolism tahun 2006, jus jeruk bali mengandung vitamin C tinggi yang berperan dalam fungsi enzim dalam sel dan kadar vitamin C yang rendah bisa mempersulit oksidasi lemak selama olahraga.
"Para peneliti membandingkan pembakaran lemak pada orang yang memiliki kadar vitamin C lebih rendah dan orang yang memiliki kadar lebih tinggi. Peneliti menemukan tidak mendapatkan cukup vitamin C bisa menghambat pembakaran lemak selama olahraga," jelas peneliti dikutip dari Express.
Peneliti juga menemukan minum jus jeruk bali juga bisa membantu mengontrol berat badan. Studi 5 tahun dalam Journal of the American College of Nutrition 2010, menemukan bahwa orang yang minum jus buah jeruk bali 100 persen lebih ramping dan cenderung tidak menderita obesitas
Penelitian di Plos One, telah mencari tahu manfaat konsumsi jus jeruk bali dalam mengurangi berat badan pada tikus. Mereka membuat tikus minum 25 hingga 50 persen jus jeruk bali dan mengklarifikasi partikel tidak larut yang lebih besar dengan sentrifugasi sebagai sumber cairan.
Baca Juga: Dokter Jawab Dua Mitos Umum Vaksin yang Beredar di Masyarakat
Tikus yang diet tinggi lemak dan sentrifugasi mengalami penurunan berat badan 18,4 persen, penurunan glukosa darah 13 hingga 17 persen, penurunan insulin 3 kali lipa dan penurunan triasilgliserol hati 38 persen.
Dr Kathleen Zelman, grapefruit bisa menjadi bagian dari diet penurunan derat badan yang sehat karena bergizi, bukan karena sifat pembakaran lemak yang misterius.
Berita Terkait
-
Olahraga Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?
-
Berat Badan Purbaya Turun 10 Kg usai 8 Bulan Jabat Menkeu
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Kirim Foto Makanan, Dapat Hitungan Kalori: Cara Baru Turunkan Berat Badan di Indonesia
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma