Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Kondisi ini bisa menyebabkan arteri kehilangan kelenturannya dan menjadi kaku atau sempit. Pada akhirnya, tekanan darah tinggi juga bisa memicu penyakit mematikan, seperti penyakit jantung.
Tetapi, Anda bisa mencegah dan menjaga kesehatan jantung dengan mencari cara untu menurunkan tekanan darah. Makanan tertentu dipercaya bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Sayur bayam telah terbukti mampu mengurangi tekanan darah tinggi dan efeknya berkaitan dengan kandungan nitrat yang tinggi pada bayam.
Nitrat adalah senyawa alami yang terbukti membantu mengendurkan pembuluh darah sehingga mampu menurunkan tekanan darah.
Dalam sebuah penelitian pada 27 orang, mereka yang mengonsumsi 16,9 ons bayam nitrat tinggi setiap hari selama 7 hari mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi asparagus dengan nitrat rendah.
Tekanan sistolik dan diastolik adalah dua angka yang digunakan untuk mencatat tekanan darah tinggi seseorang.
Apalagi makan bayam juga menurunkan kekakuan arteri, yang bisa membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.
Bayam juga mengandung magnesium, yang bisa memberikan efek positif pada tekanan darah tinggi. Magnesium inilah yang membantu mengatur ratusan sistem tubuh, termasuk tekanan darah, gula darah, fungsi otot dan saraf.
Baca Juga: Ada Varian Baru Virus Corona, Inggris Pecah Rekor Kasus Baru Covid-19
"Kita membutuhkan magnesium untuk membantu pembuluh darah rileks dan untuk produksi energi serta perkembangan tulang," jelas Harvard Health dikutip dari Express.
Hal penting lainnya dalam menurunkan tekanan darah tinggi adalah perhatikan asupan garam. Karena, diet tinggi garam bisa mengganggu keseimbangan natrium alami dalam tubuh.
"Hal ini menyebabkan tubuh menahan air, yang meningkatkan tekanan mendorong darah ke dinding pembuluh," jelsnya.
NHS pun merekomendasikan ntuk makan kurang dari 6 gram (0,2 ons) garam sehari, yaitu sekitar satu sendok teh.
"Konsumsi makanan rendah lemak yang mengandung banyak serat, seperti nasi gandum utuh, roti dan pasta serta banyak buah dan sayur juga membantu menurunkan tekanan darah," tambahanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?