Suara.com - Penderita diabetes salah satu kelompok yang berisiko terinfeksi virus corona Covid-19. Karena itu, mereka harus menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kekebalan tubuhnya.
Salah satu caranya, mereka harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Karena, makanan tertentu bisa memengaruhi kadar gula dalam tubuh yang akan berdampak pada kekebalan.
Bahkan beberapa buah-buahan juga tak disarankan bagi penderita diabetes. Tetapi, jeruk adalah buah yang baik untuk penderita diabetes.
Pada dasarnya, penderita diabetes disarankan mengonsumsi makanan kaya serat dan memiliki indeks glikemik sedang. Sedangkan, jeruk kaya serat dan GI-nya berkisar antara 40-50.
Selain itu, buah jeruk juga memiliki gula alami yang sangat aman dikonsumsi penderita diabetes. Tetapi, Anda harus menghindari minuman dari jeruk yang sudah dikemas.
Karena dilansir dari Times of india, minuman rasa jeruk yang dikemas sering kali mengandung gula tambahan dan pengawet yang tidak baik bagi penderita diabetes.
Adapun alasan lain yang mendesak penderita diabetes harus sering mengonsumsi buah jeruk, antara lain:
1. Meningkatkan kekebalan
Jeruk mengandung vitamin C yang meningkatkan kekebalan tubuh. Pada musim dingin sekarang ini, tubuh akan lebih rentan terhadap berbagai penyakit. Sehingga konsumsi makanan yang meningkatkan kekebalan bisa membantu mencegah penyakit musiman.
Baca Juga: Varian Baru Virus Corona Inggris Terdeteksi di Australia dan Singapura
2. Kesehatan jantung
Diet jantung sehat adalah kombinasi serat, antioksidan dan vitamin. Jeruk memiliki semua kualitas ini yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Jeruk juga membantu mengelola gula darah dan kolesterol dalam tubuh.
3. Menjaga pencernaan
Jeruk juga berperan besar dalam meningkatkan kesehatan pencernaan. Karena serat dalam jeruk membantu meningkatkan kesehatan usus dan meningkatkan metabolisme. Jeruk adalah sumber serat yang kaya dan bagus untuk kesehatan pencernaan.
Berita Terkait
-
Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro
-
Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat