Suara.com - Pada awal pandemi, banyak pemerintah dan organisasi kesehatan merilis pedoman tentang siapa yang mungkin lebih rentan terhadap gejala Covid-19 parah. Namun, para peneliti mengatakan bahwa mungkin ada hubungan antara menopause dan gejala Covid-19 yang bertahan lama.
Melansir dari Forbes, sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan tingkat estrogen yang lebih rendah tampaknya berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius setelah didiagnosis dengan Covid-19. Dalam hal ini, perempuan yang menopause mengalami kadar estrogen lebih rendah.
Rata-rata orang mencapai menopause pada usia 51 tahun. Namun, beberapa orang mulai mengalami transisi menuju menopause atau perimenopause sejak pertengahan tiga puluhan. Selama waktu ini kadar estrogen akan turun.
Penelitian yang diterbitkan di medRxiv dan dipimpin oleh King's College London menemukan bahwa tingkat estrogen yang tinggi mungkin memiliki efek perlindungan terhadap Covid-19. Hal ini yang kemudian menempatkan perempuan menopause berada dalam kelompok rentan.
Mereka menyimpulkan bahwa estrogen bisa menjadi perlindungan lain terhadap Covid-19. Bersamaan dengan mempertahankan siklus menstruasi Anda, estrogen memainkan peran kunci dalam kesehatan tulang dan kognitif, sistem kekebalan, serta sistem kardiovaskular.
"Kami berhipotesis bahwa wanita pra-menopause dengan tingkat estrogen yang lebih tinggi akan memiliki Covid-19 yang lebih ringan jika dibandingkan dengan wanita yang telah melalui menopause," kata penulis utama bersama Dr. Karla Lee, dari King's College London.
"Selain itu, ketika kami membandingkan kelompok wanita yang lebih muda yang menggunakan pil kontrasepsi oral (COCP) dengan kelompok serupa yang tidak menggunakan COCP, kami melihat Covid-19 yang lebih ringan di antara mereka yang menggunakan COCP," imbuhnya.
Hal ini menunjukkan bahwa hormon pada COCP mungkin menawarkan perlindungan terhadap Covid-19. Meski begitu peneliti menegaskan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut.
Baca Juga: Perawat Perempuan Overdosis Vaksin COVID-19, Disuntik 5 Kali Sampai Lemas
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai