Suara.com - Terlalu sering minum teh mungkin dianggap tidak baik. Tapi, penelitian menemukan bahwa minum 5 cangkir teh sehari membantu orang yang berusia di atas 85 tahun lebih fokus.
Teh membantu perhatian dan reaksi lansia tetap tajam. Selain itu, keterampilan psikomotorik yang menghubungkan otak dan gerakan juga baik.
Tapi, Dr. Edward Okello, dari Pusat Penelitian Nutrisi Manusia Universitas Newcastle tidak bisa memastikan hal itu disebabkan rutin minum teh atau rutinitas lainnya.
Dr. Edward menambahkan berbicang biasa sambil minum teh termasuk aktivitas yang penting. Tim penelitinya pun telah mempelajari kebiasaan minum teh orang usia 85 tahun yang tidak di rumahnya sendiri.
Tim peneliti memberi para peserta beberapa pertanyaan untuk tes. Hasilnya, peminum teh menunjukkan akurasi dan kecepatan reaksi yang lebih baik.
Keterampilan ini juga membantu aktivitasnya dalam sehari-hari, seperti mengemudi, menjahit, dan menyelesaikan jigsaw.
Temuan peneliti juga menunjukkan teh hitam dari camellia sinensis juga baik untuk lansia. Minum teh hitam ini perlu dipertimbangkan dalam konsumsi harian mereka.
"Kami sekarang tahu bahwa secangkir teh bisa melegakan dahaga dan memiliki manfaat untuk meningkatkan fokus lansia," jelas peneliti dikutip dari The Sun.
Penelitian sebelumnya menunjukkan teh memiliki manfaat kesehatan termasuk menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan membantu menurunkan berat badan.
Baca Juga: Dokter New York Sebut Virus Corona Tingkatkan Kasus Pasien Alami Psikosis!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi