Wabah pertama dilaporkan pada tahun 2005 di Uganda, yang menyebabkan lebih dari 90 persen orang terinfeksi meninggal dunia.
4. MERS-CoV
Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS), termasuk infeksi menular yang menyebar melalui tetesan pernapasan dan masih menjadi epidemi menakutkan. Karena, virus ini bisa memicu pandemi dalam waktu singkat.
Meskipun jumlah kasus yang dilaporkan selama berbulan-bulan telah berkurang, para ilmuwan percaya bahwa kurangnya kebersihan pernapasan bisa memicu lonjakan kasus di seluruh dunia.
MERS-CoV juga erat kaitannya dengan SARS-CoV-2, karena keduanya menyebar dengan cara sama. Bahkan, keduanya memiliki respons antibodi sama di alam.
5. SARS
Wabah Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) milik keluarga virus yang sama dengan COVID-19. Sejak wabah pertama di China tahun 2002, epidemi SARS menyebar ke lebih dari 26 negara dan mengakibatkan lebih dari 8.000 kasus.
Dalam banyak kasus, virus SARS disamakan dengan novel coronavirus. Penyakit ini memiliki tingkat kematian yang tinggi, menunjukkan gejala yang sama, menular lewat tetesan pernapasan dan tidak memiliki pengobatan yang efektif.
Tapi, Covid-19 tetap mutasi yang jauh lebih kuat. Artinya, virus itu membawa dampak jauh lebih berbahaya bagi manusia. Meskipun wabah SARS ini sudah lama terjadi, para ilmuwan percaya wabah ini masih bisa terjadi kembali.
Baca Juga: Skor CT Scan 10, Hasil Tes Usap Wanita Ini Malah Negatif Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!