Suara.com - Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik (seperti berjalan atau berlari saat istirahat) memiliki efek positif pada konsentrasi pada orang muda. Efek ini telah ditunjukkan setelah berbagai bentuk aktivitas fisik termasuk berjalan, berlari dan permainan tim (seperti sepak bola dan bola basket).
Tetapi efek ini cenderung hanya bertahan sekitar satu jam, jadi Anda perlu rutin untuk aktif sepanjang agar tetap bisa berkonsentrasi.
Melansir dari Medicalpress, penemuan lain juga menunjukkan bahwa anak muda dengan tingkat kebugaran yang lebih tinggi menunjukkan konsentrasi yang lebih tinggi pula.
"Misalnya, orang muda yang memiliki kebugaran kardiorespirasi lebih tinggi menunjukkan konsentrasi yang lebih baik daripada mereka yang kurang fit," catat Simon Cooper, pengajar senior di Sport Science, Nottingham Trent University pada The Coversation.
"Jadi berdasarkan bukti saat ini, aktivitas fisik secara teratur tampaknya sangat penting untuk meningkatkan konsentrasi pada anak," imbuhnya.
Meskipun ada lebih sedikit bukti pada orang dewasa, penelitian masih menunjukkan bahwa serangan akut dari aktivitas fisik, seperti 20 menit berjalan kaki atau jogging meningkatkan konsentrasi hingga satu jam setelahnya.
Penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik selama hari kerja meningkatkan konsentrasi dan suasana hati.
Menurut Cooper pada dasarnya oleharaga apapun mungkin sangat bermanfaat untuk konsentrasi. Tetapi jika akan dilakukan di sela-sela kerja atau belajar, maka berjalan cepat, berlari, atau bahkan bersepeda santai bisa membantu.
"Tetapi jenis aktivitas fisik terbaik adalah yang Anda nikmati dan dapat dengan mudah dilakukan dalam aktivitas sehari-hari," ujar Cooper.
Baca Juga: Studi: Olahraga di Suhu Dingin Bisa Memangkas Lebih Banyak Lemak
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026