Suara.com - Kasuss positif harian virus corona atau Covid-19 di Indonesia kembali pecah rekor. Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 11.728, sementara di waktu yang bersamaan dengan vaksin perdana dilakukan terhadap Presiden Joko Widodo.
Dengan penampahan tadi, total jumlah kasus positif di Indonesia hingga Rabu, (13/1/2021) mencapai 858.043. Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal hari ini bertambah 306 orang. Dengan demikian total pasien yang meninggal mencapai 24.951.
Sementara itu, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 7.657. Sehingga total mereka yang sembuh yakni 703.464.
Di hari yang sama, Presiden Joko Widodo jadi yang pertama mendapatkan vaksinasi. Penyuntikkan vaksin kepada Presiden Jokowi juga sekaligus memulai program vaksinasi Covid-19 di Tanah Air.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa vaksin alat pelindung diri dari infeksi Covid-19.
"Atas izin bapak presiden, kita memulai program vaksin nasional. Pesan saya hanya satu kepada teman-teman saya, rakyat Indonesia bahwa vaksin ini adalah alat yang bisa dipakai untuk melindungi diri kita. Tapi yang lebih penting vaksin ini juga digunakan untuk melindungi keluarga, melindungi tetangga, melindungi rakyat Indonesia dan melindungi peradaban manusia dunia," ucap Budi dalam sambutannya di Istana Kepresidenan, Rabu (13/1/2021).
Ia menambahkan, vaksin berfungsi untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok dengan syarat 70 persen penduduk mendapatkan penyuntikan. Oleh sebab itu, Menkes Budi mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencapai herd immunity tersebut.
"Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program ini. Semoga teman-teman saya, rakyat Indonesia bisa memulai program vaksinasi, mendukung program vaksinasi ini untuk membangun Indonesia lebih sehat dan bebas Covid-19," tuturnya.
Baca Juga: Efikasi Vaksin Sinovac di Brasil Cuma 50,4 Persen, Ini Reaksi Pemerintah RI
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026