Suara.com - Berolahraga memang disarankan secara umum, karena bisa menyehatkan Anda. Namun amankah olahraga saat sakit? Menurut ahli, aman atau tidaknya tergantung keparahan Anda.
"Aturan umum yang sering dipegang oleh banyak praktisi dan ahli fisiologi olahraga adalah bahwa jika gejalanya di atas leher, maka tidak apa-apa untuk keluar dan berolahraga," kata Amanda Paluch, asisten profesor di Sekolah Umum, Ilmu Kesehatan dan Kesehatan di Universitas Massachusetts Amherst pada Medical Xpress.
Gejala di atas leher maksudnya seperti pilek atau sakit kepala ringan. Namun jika menjadi tanda Covid-19, ahli sebut untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Paluch menyatakan bahwa olahraga ringan seperti jalan kaki saat sakit pun masih memiliki manfaat. "Anda masih dapat melihat manfaat olahraga bahkan dengan intensitas yang lebih rendah," jar Paluch.
Penyakit dengan gejala di bawah leher seperti sesak dada atau sakit perut biasanya merupakan tanda untuk menghindari olahraga.
"Jangan pernah berolahraga saat Anda demam, terlepas dari demam terkait dengan flu, Covid-19 atau virus lain," kata Dr. Felipe Lobelo, seorang profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat Rollins Universitas Emory seperti yang dikutip dari Medical Xpress.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan bahwa orang yang didiagnosis dengan Covid-19, baik bergejala atau tidak umumnya harus diisolasi setidaknya selama 10 hari setelah timbulnya gejala atau setelah tes positif.
"Jadi, itu berarti dilarang berolahraga selama itu juga," kata Lobelo. Bahkan setelah periode 10 hari, dia mengatakan pasien Covid-19 harus menunggu seminggu lagi sebelum melanjutkan olahraga.
Baca Juga: Rabu Sore, 2 Korban Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi di RS Polri
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!