Menurut riset dari pemerintah Tiongkok, lansia dan pengidap penyakit kronis, memiliki risiko yang lebih tinggi terserang virus corona.
5. Isolasi diri saat sakit
Untuk mencegah penularan virus corona, sebaiknya jangan bepergian atau berkumpul dengan teman atau keluarga, bila dirimu dalam keadaan sakit. Apalagi bila sakitnya menunjukkan gejala-gejala COVID-19.
Lakukanlah isolasi diri secara mandiri di rumah. Ingat isolasi diri ini hanya direkomendasikan untuk gejala awal corona seperti sakit tenggorokan ringan. Andaikan gejala tidak membaik, bahkan semakin berkembang, segeralah temui dokter atau petugas kesehatan untuk penanganan yang tepat.
Gunakanlah masker untuk meminimalkan risiko penyebaran virus corona ke orang lain saat pergi ke klinik atau rumah sakit. Bila pergi keluar dalam keadaan sakit, hindarilah transportasi umum untuk mencegah penyebaran virus.
6. Selalu pakai masker
Selalu pakai masker, terutama apabila sedang sakit. Pastikan menggunakannya dengan benar.
Penggunaan masker bagi orang sakit bisa meminimalkan risiko penyebaran virus bagi orang lain di sekitarnya. Untuk mereka yang merasa sehat, kenakan masker kain seperti yang dianjurkan pemerintah dan tenaga medis.
7. Ingat etika batuk
Baca Juga: Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusikan Pada Februari
Ketika batuk atau bersin, tutuplah mulut dan hidung menggunakan lekukan siku atau tisu. Kemudian, buanglah tisu tersebut ke tempat sampah yang tertutup.
8. Sediakan obat dan desinfektan
Pastikan kamu memiliki persediaan obat-obatan dan desinfektan di rumah. Bila anggota keluarga ada yang sakit, berilah obat pereda gejala yang dijual bebas, kemudian segera temui dokter di rumah sakit. Sedangkan desinfektan bertujuan untuk membersihkan permukaan benda yang terkontaminasi virus dari orang sakit.
Menurut riset, virus corona terbaru atau SARS CoV 2 bisa bertahan di permukaan benda, selama beberapa jam hingga hitungan hari. Bersihkan benda-benda yang rawan dihinggapi virus secara teratur. Misalnya gagang pintung, ponsel pintar, pegangan tangga, hingga telepon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional