Suara.com - Alpukat disebut sebagai makanan super karena mengandung begitu banyak vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Alpukat memiliki banyak manfaat kesehatan dan telah terbukti menurunkan risiko penyakit yang mengancam jiwa, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), dan bahkan meningkatkan penglihatan.
Melansir dari Eatthis, para ilmuwan telah menemukan manfaat potensial lain dari alpukat. Sebuah studi baru yang dipimpin oleh para peneliti di Yale School of Medicine mengungkapkan bahwa pola makan yang kaya asam oleat, (yang ditemukan dalam berbagai makanan termasuk alpukat, zaitun, kacang-kacangan, dan keju, misalnya) dapat membantu melawan efek multiple sclerosis.
Efek multiple sclerosis (MS), penyakit autoimun yang merusak otak dan sumsum tulang belakang. Sel T ini dapat diaktifkan dengan adanya asam oleat, asam lemak tak jenuh tunggal yang banyak terkandung dalam alpukat serta makanan lain seperti kacang-kacangan dan minyak zaitun.
Sebaliknya, kekurangan asam lemak ini dapat membuat sel T Anda tidak aktif yang menyebabkan sistem kekebalan menyerang tubuh Anda.
Para peneliti menemukan bahwa ketika mereka memperkenalkan asam oleat secara in vitro, mereka melihat tingkat sel T yang lebih tinggi yang diperlukan untuk menekan gejala berbahaya yang terkait dengan MS.
Tentu saja, ini tidak berarti bahwa hanya dengan makan alpukat dalam jumlah yang cukup, Anda dapat sepenuhnya aman dari penyakit autoimun.
"Kami tidak dapat membuat rekomendasi berdasarkan eksperimen in vitro ini, selain mengatakan bahwa pola makan yang sehat, dengan lemak jenuh dan rendah garam mungkin ide yang bagus. Kami berencana untuk menyelidiki di masa depan apakah pola makan kaya asam oleat mengubah fungsi kekebalan," ujar David Hafler, MD, FANA, dari Yale School of Medicine.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS