Suara.com - Vietnam melaporkan adanya kasus Covid-19 yang berasal dari penularan lokal, setelah sempat nol kasus selama lebih dari dua bulan.
Dilansir ANTARA, Kementerian Kesehatan Vietnam pada hari Kamis (28/2/3032) mengkonfirmasi dua kasus COVID-19 yang terjadi hanya beberapa minggu sebelum periode liburan Tahun Baru Imlek negara itu, ketika pertemuan besar di dalam ruangan sering terjadi.
Meski jumlahnya kecil dibandingkan dengan infeksi virus corona baru di banyak negara, kedua kasus tersebut menjadi kejutan bagi Vietnam.
Berkat tindakan karantina, pengujian, dan pelacakan yang ketat, negara itu hanya melaporkan 1.551 kasus dan 35 kematian karena COVID-19 sebelum Kamis, menjadikannya tiga tempat teratas dalam survei tentang seberapa baik negara-negara menangani pandemi.
Pada hari Kamis, kementerian kesehatan Vietnam memerintahkan provinsi dan lembaga negara untuk memperketat penyaringan dan kontrol.
Upaya pelacakan kontak diluncurkan di dua provinsi utara Hai Duong dan Quang Ninh, di mana dua infeksi baru terdeteksi - salah satunya terkait dengan varian baru COVID-19 yang muncul di Inggris.
Sebuah desa di Hai Duong dikunci, menurut media setempat. Varian baru virus corona Inggris dinyatakan lebih mudah ditularkan.
"Kami harus melakukan semua upaya untuk menemukan daerah yang terinfeksi dalam 10 hari untuk menghentikan wabah," kata Vu Duc Dam, kepala satuan tugas COVID-19 nasional dalam pernyataan kementerian kesehatan.
Dalam waktu yang sulit bagi pemerintah negara itu, dua kasus baru itu juga muncul ketika Partai Komunis yang berkuasa berkumpul di Hanoi untuk kongres lima tahunannya untuk memilih kepemimpinan baru.
Baca Juga: Satu Relawan yang akan Bertugas di Barak Purwobinangun Positif Covid-19
Kongres tersebut dihadiri oleh 1.600 delegasi yang berasal dari seluruh wilayah Vietnam.
Pada hari Kamis, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc mengadakan pertemuan di sela-sela kongres dengan satuan tugas COVID-19 nasional untuk membahas wabah baru.
Pemakaian masker juga diwajibkan di tempat kongres untuk pertama kalinya sejak dimulai Senin lalu.
Pasien terbaru termasuk pekerja staf pendukung di bandara internasional Van Don yang bertanggung jawab untuk membawa penumpang yang terinfeksi yang datang dari luar negeri ke fasilitas karantina COVID-19.
Kasus lainnya adalah pekerja pabrik yang melakukan kontak dengan seorang warga negara Vietnam yang kemudian melakukan perjalanan ke Jepang dan dinyatakan positif untuk varian baru COVID-19 Inggris, yang telah dipastikan jauh lebih mudah menular.
"Pekerja staf bandara telah pergi ke beberapa tempat umum, termasuk rumah sakit," kata kementerian kesehatan dalam pernyataannya.
Berita Terkait
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tanpa Ampun, Vietnam Bantai Timor Leste 10-0
-
Disorot Media Vietnam, Pakar Eropa Sebut Timnas Indonesia Belum Punya Talenta Luar Biasa
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Indonesia dan Vietnam Memimpin
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan