Suara.com - Hari Kusta Sedunia atau World Leprosy Day diperingati setiap tahun pada hari Minggu terakhir di bulan Januari. Itu artinya tahun ini hari kusta diperingati pada Minggu, 31 Januari 2021.
Kusta atau lepra adalah penyakit infeksi bakteri kronis yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, hingga saluran napas. Biasanya ditandai melemahnya atau mati rasa pada tungkai tangan, kaki, dan diikuti lesi di kulit.
Hingga saat ini Indonesia belum mendapat status eliminasi kusta. Padahal kusta adalah penyakit yang sudah lama menyebar sejak 1873 silam.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan dari total 34 provinsi di Indonesia, masih ada 8 provinsi yang belum berhasil mendapatkan status eliminasi kusta.
8 provinsi itu adalah Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
"Situasi kusta di Indonesia ini 26 provinsi sudah mencapai eliminasi kusta. Yang kita sebut eliminasi kusta adalah angka kasus kusta kurang dari 1 orang per 10 ribu penduduk," ungkap Nadia dalam acara temu media memperingati Hari Kusta 2021 Kemenkes RI, Jumat (29/1/2021).
Mirinya dari 26 provinsi yang sudah berstatus eliminasi kusta tersebut, jika dilihat berdasarkan kabupaten kota, justru masih ada yang belum mencapai eliminasi kusta.
"Di luar 8 provinsi tadi kita lihat beberapa daerah di Sumatera, di pulau Jawa dan di provinsi NTB semua kabupatennya belum mencapai status eliminasi kusta," ungkap Nadia.
Sepanjang 2020 ditemukan sebanyak 9.000 kasus kusta, sehingga total kasus kusta di Indonesia tercatat 16 .704 kasus aktif yang harus mendapat penanganan dan pengobatan.
Baca Juga: Mengenal Kusta, Penyakit Menular yang Sering Dianggap Hasil Guna-Guna
Perlu diingat kusta bisa menular ke orang lain melalui percikan ludah atau dahak yang keluar (droplet) saat batuk atau bersin yang mengandung bakteri Mycobacterium leprae.
"Kita sudah mentargetkan bahwa kusta ini bisa dieliminasikan, pada 2024 kita targetkan seluruh kabupaten kota sudah mendapatkan status eliminasi kusta," pungkas Nadia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI