Suara.com - Pekan lalu, lebih dari 29.000 karton es krim ditarik kembali di China karena kotak es krim tersebut terkontaminasi virus corona Covid-19.
Laporan ini tentu mengundang banyak pertanyaan apakah Covid-19 dapat menular melalui makanan?
“Kontak langsung orang ke orang adalah bentuk paling umum dari penularan SARS-CoV-2," kata Sanjeev Jain, MD, PhD, ahli alergi bersertifikat dan ahli imunologi di Columbia Allergy.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), tidak ada bukti keterkaitan antara makanan dan Covid-19, melansir Verywell Health.
Virus corona merupakan virus yang 'diselimuti', mengandung selubung tambahan yang biasanya diturunkan dan diubah dari membran inang, sehingga akan mati begitu berada di luar tubuh.
"SARS-CoV-2 sangat tidak stabil di luar inangnya dan akan cepat mati di makanan," tutur Martin Wiedmann, PhD, profesor di Cornell University, New York.
Sejauh ini, sambungnya, satu-satunya laporan tentang makanan yang terkontaminasi datang dari Asia dan biasanya hanya melaporkan adanya materi genetik virtual dan bukan virus hidup.
Dilaporkan Pusat Penilaian Risiko Keamanan Pangan Nasional China menemukan tingkat positif pada paket yaitu 0,48 per 10.000.
Tingkat positi adalah persentase dari semua tes yang dilakukan dan hasil yang ternyata positif.
Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 Kaltim Tembus Lima Besar Nasional
"Jumlah sampel positif dalam laporan ini sangat rendah. Sama sekali tidak ada alasan untuk khawatir tentang penularan SARS-CoV-2 melalui makanan," tandas Wiedmann.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?