Suara.com - Tidak semua orang berani dengan jarum suntik, bahkan beberapa kelompok fobia dengan alat vaksinasi tersebut. Tetapi sekarang ada cara mudah untuk mengatasi ketakutannya, yaitu dengan tersenyum.
Menurut sebuah penelitian, tingkat rasa sakit dan stres akibat menerima suntikan akan menurun saat orang tersebut tersenyum selama vaksinasi berlangsung.
Simpulan tersebut dibuat setelah peneliti dari University of California, AS, meminta peserta uji tersenyum saat menerima suntikan garam dengan dosis yang sama seperti vaksin Covid-19.
"Dalam penelitian kami, tersenyum lebar (Duchenne smile) sebelum dan selama vaksinasi palsu tidak hanya mengurangi rasa sakit jarum, tetapi juga membuat orang mengantisipasi bahwa jarum tidak akan terlalu sakit," jelas Sarah Pressman, PhD, profesor ilmu psikologi di University of California, dilansir Verywell Health.
Selain itu, sambungnya, tersenyum mengurangi respons stres fisiologis yang terkait dengan kecemasan jarum.
Pressman menambahkan, detak jantung kita meningkat selama situasi stres. Tetapi bagi orang yang tersenyum lebar detak jantungnya tetap lebih rendah sebelum, selama, dan setelah jarum suntik.
Para peneliti menganggap senyuman Duchenne sebagai senyuman 'nyata'.
Menurut Pressman, senyuman ini mudah dikenali dari kerutan dan kerutan saat seseorang mengekspresikannya, mengaktifkan otot-otot di sekitar mata.
"Senyuman Duchenne biasanya dianggap lebih mewakili emosi positif yang tulus dibandingkan dengan senyuman non-Duchenne," tandas Pressman.
Baca Juga: Produksi Bahan Baku Vaksin Covid-19 Selesai Bulan Ini, Buat Siapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance