Suara.com - Rujuta Diwekar, ahli gizi Kareena Kapoor Khan memaparkan berbagai manfaat air tebu. Menurutnya air tebu memiliki berbagai kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan.
Melansir dari Healthshoots, melalui akun instagramnya Rutuja menyarankan konsumsi air tebu sebelum tengah hari, setidaknya tiga kali seminggu. Berikut beberapa manfaat air tebu, antara lain:
1. Bersifat diuretik
Air tebu bersifat diuretik di mana saat meminumnya secara teratur, maka dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih. Selain itu, air tebu membantu fungsi ginjal serta meredakan kembung dan kelelahan.
2. Mencegah jerawat
Menurut Rutuja, air tebu juga melawan jerawat, mencegah penuaan, dan mengurangi noda di kulit. Tidak hanya itu, air tebu ini juga dapat membantu Anda melawan ketombe.
3. Penyakit kuning
Air tebu dikenal menyehatkan hati sehingga sering disarankan sebagai obat untuk penyakit kuning. Air tebu dikenal dapat meningkatkan pencernaan dan fungsi hati.
4. Meringankan sembelit
Baca Juga: Rawat Kulit hingga Jantung, Simak 5 Manfaat Buah Pepaya Berikut
Air tebu dinyatakan berkhasiat sebagai obat pencahar sehingga dapat meredakan sembelit. Air tebu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah infeksi lambung.
5. Masalah Menstruasi
Rujuta mengatakan bahwa jika hari kedua menstruasi terasa lebih sulit daripada hari pertama, maka pastikan Anda minum air tebu secara teratur seminggu sebelum haid untuk mengurangi risiko PMS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh