Suara.com - India melakukan pencapaian luar biasa dalam vaksinasi Covid-19. India telah menjadi negara tercepat di dunia yang mencapai tanda vaksinasi 4 juta dalam 18 hari, kata Kementerian Kesehatan Union pada Rabu (3/2/2021).
“Pada 1 Februari, India termasuk di antara lima negara teratas dalam hal jumlah dosis vaksin Covid-19 yang diberikan kepada manusia. India terus melakukan upaya vaksinasi dengan cepat," ujarnya, dikutip dari The Health Site.
Mereka juga menyoroti bahwa 14 negara bagian dan Wilayah Persatuan (UT) belum melaporkan kematian apa pun dalam 24 jam terakhir. “Empat belas negara bagian dan UT belum melaporkan kematian apa pun dalam rentang waktu 24 jam termasuk Arunachal Pradesh, Tripura, Mizoram, Nagaland, Lakshadweep, Ladakh (UT), Sikkim, Manipur, Puducherry, Goa, Odisha, dan Assam,” jelasnya.
Melanjutkan rentetan kasus virus corona Covid-19 dalam sehari yang rendah, India melaporkan 11.039 infeksi baru dalam 24 jam terakhir bahkan ketika penghitungan secara keseluruhan meningkat menjadi 1.07.277.284.
Dalam jumlah kasus aktif pun, India menekankan tren penurunan tiap hari. Kementerian mengatakan bahwa kasus aktif negara telah menurun lebih jauh menjadi 1.60.057 dan turun di bawah 1,5 persen dari total infeksi.
Dilaporkan sebanyak 41.38.918 dosis vaksin Covid-19 telah diberikan di India sejak dimulai pada 16 Januari, setelah mendapat persetujuan untuk 'Covishield' dan 'Covaxin'.
Sesuai dengan kata Kementerian Kesehatan, India berada pada posisi kelima secara global dalam hal dosis vaksin yang diberikan di negara tersebut, meskipun banyak negara telah meluncurkan kampanye vaksinasi mereka sebelum India.
"Sejauh ini sebanyak 76.576 sesi telah dilakukan. Jumlah penerima vaksinasi Covid-19 setiap hari menunjukkan peningkatan yang progresif," kata kementerian dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Survei: Kepercayaan Dunia Terhadap Vaksinasi Covid-19 Meningkat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga