Suara.com - Aktor senior Roy Marten mengungkapkan bahwa dirinya bahwa positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Kabar itu diungkap oleh Roy Marten di akun Instagram miliknya Senin (8/2/2021).
Dalam unggahannya, ayah Gading Marten ini membagikan tulisan 'Covid-19' berlatar hitam.
"Orang tua ini kena juga,Buat teman-teman yang lima hari pernah ketemu mohon test PCR," sambungnya.
Pertanyaannya, mengapa Roy meminta orang yang sempat bertemu dengannya untuk melakukan tes PCR? Seperti diketahui, yang dilakukan oleh Roy ialah contact tracing atau pelacakan kontak.
Dikutip dari situs WHO, pelacakan kontak adalah strategi kunci untuk memutus rantai penularan SARS-CoV-2 dan mengurangi kematian terkait Covid-19.
Pelacakan kontak, bersama dengan pengujian yang kuat, isolasi dan perawatan kasus adalah strategi utama untuk memutus rantai penularan SARS-CoV-2 dan mengurangi kematian terkait COVID-19.
Pelacakan kontak digunakan untuk mengidentifikasi dan memberikan karantina yang didukung kepada individu yang telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi SARS-CoV-2.
Hal ini dapat digunakan untuk menemukan sumber infeksi dengan mengidentifikasi pengaturan atau peristiwa di mana infeksi mungkin telah terjadi, memungkinkan untuk langkah kesehatan masyarakat yang ditargetkan dan tindakan sosial.
Dalam skenario tidak mungkin untuk mengidentifikasi, memantau dan mengkarantina semua kontak, prioritas tindak lanjut harus diberikan kepada kontak dengan risiko infeksi yang lebih tinggi berdasarkan tingkat paparan mereka; dan kontak dengan risiko lebih tinggi terkena Covid-19 parah.
Baca Juga: Pertama Kali di 2021, China Laporkan Nol Kasus COVID-19 Penularan Lokal
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance