Salah satu cara teman mengembangkan pribadi yang baik yaitu dengan mencontohkannya. Hal itu dapat menginspirasi sehingga diri kita akan melakukan hal yang sama. Biasanya teman akan melakukan berbagai hal bersama-sama. Oleh karena itu, ketika yang dilakukan adalah hal baik, itu akan berdampak pada diri kita juga.
5. Munculnya rasa memiliki
Sama halnya dengan pasangan. Memiliki ikatan pertemanan akan menimbulkan perasaan saling memiliki satu sama lain. Ikatan pertemanan akan membuat satu sama lain saling mendukung dalam keadaan apapun.
Saat salah satu merasa sedih atau terdapat seseorang yang membuat kecewa. Teman akan menghibur dan membelanya, bahkan melawan orang yang menyakiti diri kita.
6. Mendukung melalui tantangan
Saat memiliki teman, ia akan selalu mendukung dalam melalui tantangan yang ada. Mereka juga bisa menjerumuskan dirinya untuk menghadapi tantangan tersebut secara bersama. Tantangan-tantangan ini biasanya peristiwa traumatis yang dialami seperti, perpisahan dengan orang terkasi, masalah keluarga, perceraian, dan lain-lain.
Penelitian tahun 2017 menunjukkan, seseorang yang memiliki persahabatan yang kuat, mungkin akan lebih mudah menangani apa pun yang terjadi dalam hidupnya. Memiliki seorang teman terbukti sangat bermanfaat untuk mengelola kesusahan yang sedang dialami. (Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
-
Pertemanan Tanaman Plastik: Tampak Hidup di Story, Mati di Kehidupan Nyata
-
Dompet Menangis karena Geng Pertemanan? Budaya Konsumtif Kini Makin Ngeri
-
Ulasan Taman Bunga Siantar: Tempat Asyik Mengukir Kenangan Bersama Teman
-
Batasan Pertemanan Lawan Jenis: Masih Relevankah di Tengah Era Kebebasan Saat Ini?
-
Saya Menemukan Teman Bicara di Balik Lembaran Kertas 'Self-Talk Journal'
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?