Suara.com - Membersihkan bokong harus menggunakan cara yang benar, sebab, kesalahan menyeka bokong setelah buang air kecil atau besar dapat membuat Anda rentan terhadap infeksi saluran kemih.
Selain itu, kesalahan membersihkan bokong juga dapat memperburuk masalah rektal yang sudah ada, seperti wasir atau fisura ani (luka atau robekan di anus).
Dilansir Health, berikut cara membersihkan bokong secara benar:
1. Usap dari depan ke belakang
Ginekolog di Westchester County, New York, Alyssa Dweck, MD, mengatakan cara membersihkannya adalah dari uretra ke anus.
"Ada jauh lebih banyak bakteri di area rektal (anus). Jadi, jika bakterinya masuk ke uretra, maka dapat menyebabkan infeksi saluran kemih," jelas Dweck.
2. Pilih tisu yang tepat
Jenis tisu toilet terbaik adalah yang halus dan tidak diberi pewangi serta tidak berwarna.Tisu toilet yang tipis, beraroma, dan daur ulang, dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi.
3. Mengusap anal secara lembut
Baca Juga: Ambeien Bikin BAB Berdarah, Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Hal ini sangat dianjurkan, terutama bagi Anda yang menderita fisura ani.
Berdasarkan Johns Hopkins Medicine, fisura ani merupakan robekan kecil di lapisan anus, biasanya disebabkan oleh kotoran keras saat sembelit.
Hal ini juga berlaku bagi Anda yang menderita wasir.
4. Berdiri atau duduk?
Ahli gastroenterologi di NorthShore University HealthSystem di Glenview, Illinois, Monica S. Borkar, MD, mengatakan posisi apa pun aman dilakukan.
"Posisi apa pun yang paling nyaman dan memberi Anda akses adalah yang tepat," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?