Kelahiran mati
Kelahiran mati lebih mungkin terjadi pada perempuan yang lebih tua daripada perempuan yang lebih muda. Sebuah tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam Jurnal Asosiasi Medis Kanada menemukan bahwa lahir mati sekitar 1,2 hingga 2,23 kali lebih tinggi pada perempuan yang lebih tua.
Studi lain, yang memeriksa data dari 385.120 kehamilan di Inggris, mengamati bahwa tingkat kelahiran mati adalah 4,7 per 1.000 untuk perempuan berusia 18 hingga 34 tahun, 6,1 per 1.000 antara usia 35 dan 40 tahun, dan 8,1 per 1.000 untuk perempuan berusia 40 tahun. dan berakhir.
Selain itu, angka kelahiran mati telah terbukti lebih tinggi pada orang yang memiliki anak pertama dan bahkan lebih tinggi pada ibu pertama kali yang berusia 35 tahun atau lebih.
perempuan berusia 35 tahun dan lebih sering direkomendasikan untuk diinduksi saat mendekati tanggal jatuh tempo karena meningkatnya risiko lahir mati dengan usia kehamilan.
Sekitar 1 dari 1.000 perempuan di bawah 35 tahun mengalami kelahiran mati selama 39 dan 40 minggu kehamilan, dibandingkan dengan 1,4 dari 1.000 perempuan berusia 35 hingga 39 tahun, dan 2 dari 1.000 perempuan pada usia 40 ke atas.
Alasan mengapa angka kelahiran mati meningkat seiring dengan usia ibu saat ini tidak jelas.
Risiko lainnya
Penelitian yang membandingkan komplikasi kehamilan di antara perempuan berusia 18 hingga 34 tahun, 35 hingga 40 tahun, dan 40 tahun ke atas, menemukan sedikit peningkatan pada sebagian besar komplikasi terkait kehamilan dan kelahiran seiring bertambahnya usia.
Baca Juga: Meghan Markle Tengah Pertimbangkan Rilis Buku, Mau Bikin Istana Kepanasan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?