Suara.com - Sistem pencernaan berperan penting untuk mengubah makanan dan minuman menjadi energi. Namun tahukah Anda, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencerna makanan?
Waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan, mulai dari memasukkannya ke dalam mulut hingga mengeluarkannya, bergantung pada banyak faktor.
"Secara keseluruhan, dibutuhkan dua hingga lima hari bagi orang untuk mencerna makanan," kata Rabia De Latour, MD, seorang ahli gastroenterologi di NYU Langone, dikutip dari Health. Ia pun menyebut ini bervariasi pada setiap orang.
Banyak hal yang dapat memengaruhi perbedaan waktu antara orang-orang dalam mencerna makanan, tetapi jenis makanan yang dikonsumsi sangatlah berperan.
Makanan berserat tinggi dan sederhana (tidak banyak proses pengolahan) dapat mempercepat proses pencernaan dibanding makanan olahan. Sebab, lebih sulit bagi tubuh untuk memecah bahan kimia kompleks dalam makanan olahan.
"Gula kompleks, (makanan) tinggi lemak, dan makanan berprotein tinggi akan memakan waktu lebih lama," kata Christine Lee, MD, ahli gastroenterologi di Klinik Cleveland.
Selain itu juga perlu diperhatikan bahwa sistem pencernaan akan melambat seiring bertambahnya usia. Sejumlah kondisi pun dapat berdampak pada sistem pencernaan, seperti kanker, mulas, intoleransi laktosa, dan sindrom iritasi usus besar .
Jika Anda curiga sistem pencernaan tidak berfungsi dengan baik misalnya sering mengalami diare atau sembelit, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu apa yang menyebabkan masalah tersebut.
Sejumlah tes dapat dilakukan untuk mengevaluasi area tubuh ini, termasuk kolonoskopi, menurut MedlinePlus. Kabar baiknya, banyak masalah pencernaan dapat ditangani dengan perubahan gaya hidup lebih sehat.
Baca Juga: Efek Samping Statin, Ini Tanda-tanda Masalahnya Pada Sistem Pencernaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?