Suara.com - Olahraga teratur merupakan cara terbaik untuk tetap bugar, sehat, dan bahagia. Namun, sangat penting untuk melakukannya secara benar sehingga tidak menimbulkan cedera, salah satunya memilih sepatu olahraga yang tepat.
Memakai sepatu yang sama untuk berolahraga setiap hari berisiko besar mengalami jamur kuku kaki, atau onikomikosis.
Infeksi jamur juga dapat menyebabkan kuku hancur yang membuat rasa sakit dan membuat Anda sulit berjalan.
Jamur biasanya menyukai tempat gelap, lembab, dan hangat, seperti bagian dalam sepatu. Jadi, memakainya setiap hari tanpa memberi waktu mengeringkan dalam sepatu meningkatkan risiko infeksi jamur tersebut.
Menurut The Health Site, infeksi jamur kuku kaki sulit diobati dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk sembuh.
Jadi, setelah berolahraga berat, jangan lupa untuk langsung meletakkan sepatu di tempat terbuka agar udara dapat masuk ke bagian dalam sepatu.
Selain itu, Anda harus mengenakan sepatu secara benar saat berolahraga agar tidak menyebabkan trauma atau cedera dan kerusakan kuku kaki. Pastikan sepatu yang Anda kenakan tidak terlalu membebani kuku kaki.
Belilah minimal dua pasang sepatu agar dapat dipakai secara bergantian.
Dibanding sepatu untuk berjalan, sepatu lari atau running lebih fleksibel dan memiliki bantalan ekstra untuk menangani benturan pada kaki.
Baca Juga: Andrea Iannone: Dunia Olahraga Dikuasai Mafia!
Penggunaan sepatu olahraga secara tidak benar juga dapat menyebabkan sakit pada kaki, shin splints, hingga plantar fasciitis.
Hindari memakai sepatu yang rusak. Ahli bedah kaki dan pergelangan kaki mengatakan Anda harus mengganti sepatu lari setelah penggunaan sekitar 350-400 mil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!