Pengobatan juga semakin efektif jika digabungkan dengan piperine, yaitu senyawa yang ada pada lada hitam.
6. Minyak cengkih
Minyak cengkih dipercaya sebagai obat tradisional untuk mengatasi masalah mulit. Menurut kedokteran gigi, minyak cengkih mengandung antiseptik dan pereda nyeri.
Tidak hanya itu, menurut studi In Vivo dan In Vitro tahun 2005, senyawa dalam minyak cengkih atau dikenal eugenol, ternyata dapat mengobati sariawan.
7. Cuka sari apel
Cuka sari apel memiliki sifat antijamur yang mampu melawan candida. Hal ini sangat baik untuk mengobati sariawan pada seseorang.
Selain itu, cuka sari apel juga berguna sebagai pengobatan alternatif untuk penderita stomatitis gigi tiruan.
8. Vitamin C
Makanan yang mengandung vitamin C akan sangat membantu mengobati sariawan. Hal ini karena vitamin C dapat berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga: Cara Lain Mengatasi Sariawan dalam Hitungan Hari: Minum Air Kelapa
Selain itu, vitamin C juga mendorong untuk produksi sel darah putih yang melindungi tubuh dari berbagai infeksi, seperti sariawan. (Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
-
Beda Sariawan Biasa dan Gejala Kanker Mulut, Begini Penjelasannya
-
Mudah dan Ampuh, 8 Cara Mengobati Sariawan yang Bisa Dicoba
-
Ibu Wajib Tahu! 5 Tanda Awal Panas Dalam Pada Anak yang Sering Terabaikan
-
Beda Banget, Perlakuan Fuji dan Aaliyah Massaid saat Thariq Halilintar Sariawan Dibanding-bandingkan
-
3 Cara Alami Mencegah Munculnya Sariawan pada Mulut, Jangan Disepelekan!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh