Suara.com - Banyak dari kita mungkin tidak familiar dengan istilah smegma. Tapi, pernahkan memperhatikan zat mirip keju di sekitar alat kelamin?
Jika jawabannya 'ya', Anda mungkin pernah mengidap smegma. Ini adalah zat kental dan keputihan yang ditemukan di area genital laki-laki dan perempuan.
Dilansir dari Healthshots, Dr Niveditha Manokaran merupakan seorang dokter kulit dan ahli venereologi dari India yang baru-baru ini memposting tentang smegma di akun Instagram-nya.
"Ini adalah kombinasi dari sel kulit mati, sebum, dan kelembaban, terjadi pada laki-laki dan perempuan. Pada perempuan, terakumulasi di sekitar klitoris dan di lipatan labia minora, pada pria, smegma terkumpul di bawah kulup," kata dia.
Ia mengatakan bahwa fungsi utama smegma adalah melembabkan dan melumasi ruang tempat terjadinya.
Nah, bila terlalu banyak smegma yang menumpuk karena Anda berkeringat atau kurang membasuh area genital, bongkahan putih yang berbau tersebut bisa menyebabkan bakteri berkembang biak. Ini menyebabkan bau yang tidak sedap.
Ini bukan masalah kesehatan dan tidak perlu dikhawatirkan! Namun, Anda harus menjaga kebersihan area vagina untuk meminimalkan risiko pertumbuhan bakteri. Dr Niveditha memberikan saran ahli tentang cara melakukannya melalui posting Instagram-nya:
Bagaimana cara membersihkan smegma pada pemilik labia?
Gunakan sabun lembut berbusa dan air hangat untuk membilas sela-sela labia dengan lembut. Angkat penutup klitoris dan coba bersihkan area itu juga. Bilas dan keringkan setelah mandi.
Baca Juga: Polisi Beberkan Alasan Pelaku Pamer Alat Kelamin ke Istri Isa Bajaj
Bagaimana cara membersihkan smegma pada pemilik penis?
Tarik perlahan kulup Anda, gunakan sabun lembut dan air hangat untuk mencuci area yang biasanya tertutup kulup, bilas bersih semua sabun, lalu tepuk-tepuk dengan lembut hingga kering, tarik kembali kulup ke ujung penis. setiap hari sampai smegma menghilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia