Suara.com - Polda Metro Jaya kembali menangkap selebgram Millen Cyrus karena penggunaan narkotika jenis Benzodiazepine saat bersama temannya di bar di kawasan Jakarta Selatan.
Benzodiazepine, atau benzo, merupakan golongan obat yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi kecemasan, kejang, dan insomnia. Namun, jika obat ini dikonsumsi bersama alkohol atau zat lainnya justru dapat berakibat fatal.
Berdasarkan Medical News Today, benzo bekerja dengan meningkatkan efek neurotransmitter yang dikenal sebagai asam gamma-aminobutyric, atau GABA.
Neurotransmitter merupakan bahan kimia yang mengomunikasikan pesan antar sel otak. GABA adalah neurotransmitter yang mengirimkan pesan menenangkan ke tubuh.
Saat seseorang merasa cemas, stimulasi berlebihan terjadi di otak. Penggunaan benzodiazepine akan membuat otak mengirim pesan untuk melawan stimulasi berlebihan ini dan mengurangi gejala kecemasan.
Efek samping penggunaan benzodiazepine meliputi kantuk, kebingungan, pusing, koordinasi terganggu, depresi, hingga peningkatan gejala kecemasan.
Sedangkan efek yang lebih serius, termasuk masalah memori, perubahan perilaku, mengigau, risiko ketergantungan, dan kemungkinan peningkatan risiko demensia.
Para ahli tidak merekomendasikan penggunaan benzodiazepine selama lebih dari dua minggu.
Seseorang yang menggunakannya selama tiga hingga empat minggu dan kemudian berhenti tiba-tiba cenderung mengalami gejala penarikan.
Baca Juga: Millen Cyrus Positif Benzodiazepine, BNN: Obat Gangguan Kejiwaan
Orang yang menggunakannya dalam jangka panjang mungkin perlu menghentikan pemakaiannya selama tiga hingga 12 bulan harus diawasi oleh dokter.
Penting untuk mengikuti petunjuk dokter untuk menghentikan penggunaan obat ini. Berhenti perlahan dengan bantuan profesional dapat mencegah efek yang tidak diinginkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai